Calon Wali Kota Surabaya dari PDIP Kembali Batal Diumumkan, Ada Apa?

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 11:50 WIB
Puan Maharani
Puan Maharani (Foto: Tangkapan layar)

Karena tidak merespons, Puan kemudian memamerkan surat rekomendasi yang ia sebut untuk calon kepala daerah di Kota Surabaya.

"Baik hadirin demikian akhir-akhir ini salah satu hal yang kemudian banyak diperbincangkan di kalangan politik dan media adalah terkait Kota Surabaya. Bahwa saya bisa sampaikan, ini karena Jawa Timur tidak masuk DPD dan DPC. Bahwa sudah ada nama-nama yang akan nanti diumumkan terkait calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kota Surabaya," jelasnya.

"Ini sudah ada suratnya. Namun karena belum tersambung, nanti akan diumumkan pada waktu yang akan ditentukan kembali. Jadi terkait dengan Kota Surabaya, DPP PDIP tentu saja sudah mempunyai nama yang akan dimajukan sebagai calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah. Sebagai informasi bahwa PDI Perjuangan siap untuk maju di Kota Surabaya," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Deni menilai apa yang disampaikan Puan semakin membuat publik penasaran dan menunggu, siapa yang akan direkom PDI Perjuangan di Surabaya.

"Menambah rasa penasaran tadi apa yang disampaikan Mbak Puan. Surabaya memang menjadi wilayah yang ditunggu-tunggu siapa yang akan direkomendasi," terangnya.

Hingga kini, rekomendasi cawali-cawawali untuk Kota Surabaya masih misteri. Ada 2 nama yang disinyalir kuat akan menerima rekomendasi yakni Whisnu Sakti Buana-Gus Hans dan Eri Cahyadi-Fuad Bernadi.

PDIP sendiri memiliki 15 kursi di DPRD Surabaya. Dengan jumlah tersebut, mereka bisa mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi.

Halaman

(fat/fat)