Lansia Rentan Tertular COVID-19, Ini Tujuh Tips Menjaga Gizi dan Kesehatan

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 07:31 WIB
ilustrasi kakek nenek dan cucu
Ilustrasi lansia (Foto: istock)
Surabaya -

Selama pandemi COVID-19, orang-orang lanjut usia (lansia) rawan terpapar virus ini. Seiring bertambahnya usia, tak heran jika daya tahan tubuh lansia pun juga ikut mengalami penurunan.

Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi dan kesehatan. Khususnya masalah terkait penyakit degenerative atau penyakit kronis yang mempengaruhi saraf, pembuluh darah, hingga tulang.

"Oleh karena itu, perlunya perhatian terhadap perilaku konsumsi pangan dengan gizi seimbang, termasuk kegiatan fisik yang memadai, perlu diperhatikan untuk mencapai pola hidup sehat, bahkan tetap aktif dan produktif," Ahli Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) Dr Ir Annis Catur Adi MSi kepada detikcom, Jumat (28/8/2020).

Namun tak perlu khawatir, para lansia masih bisa mencegahnya dengan mengatur pola makanan dan kesehatan dengan lebih baik lagi.

Berikut tips menjaga gizi dan kesehatan bagi lansia:

1. Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan. Konsumsi sayur dan buah yang cukup turut berperan dalam menjaga kenormalan tekanan darah, kadar gula dan kolesterol darah, serta mengendalikan tekanan darah. Konsumsi sayur dan buah yang cukup juga menurunkan risiko sulit buang air besar (BAB/Sembelit) dan kegemukan.

"Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi sayuran dan buah-buahan yang cukup turut berperan dalam pencegahan penyakit tidak menular kronik atau penyakit degenerative (komorbid)," kata Annis.

2. Biasakan mengonsumsi makanan sumber kalsium seperti ikan dan susu. Kepadatan tulang usia lanjut mulai berkurang.

3. Biasakan mengonsumsi makanan berserat agar tidak mengalami sembelit sehingga buang air besar menjadi lancar. Serat pangan akan menghambat penyerapan gula dan kolesterol.

4. Batasi mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi natrium. Kadar natrium yang tinggi akan memicu terjadinya hipertensi.

5. Minumlah air putih sesuai kebutuhan. Akibat dehidrasi pada usia lanjut adalah demensia, mudah lupa, kandungan natrium darah menjadi naik sehingga berisiko terjadi hipertensi

6. Tetap melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang dilakukan usia lanjut akan menambah kesehatan jantung dan kebugaran tubuh

7. Batasi konsumsi gula, garam dan lemak Banyak mengonsumsi makanan berkadar gula, garam, lemak bagi kelompok usia lanjut meningkatkan risiko terhadap timbulnya penyakit seperti hipertensi, stroke, penyakit jantung, kanker dan penyakit kencing manis (Diabetes mellitus).

Sementara aktivitas yang perlu dihindari adalah penyebab yang menjadi pemicu kambuhnya penyakit bila memiliki komorbid. Pemicu tersebut yang tahu hanyalah orang itu sendiri sehingga dapat menghindarinya.

"Tergantung, bisa alergi lingkungan debu, dingin,lainnya atau alergi karena makanan. Oleh karena itu penting untuk diagnosa agar tahu pasti apa yang sering menjadi pemicu," pungkasnya.

(fat/fat)