Anak Risma Siap Dampingi Eri di Pilwali Surabaya, Bagaimana Nasib Armuji

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2020 20:27 WIB
fuad benardi, anak wali kota risma
Fuad Benardi (Foto: Deny Prastyo Utomo/File)

Saat disingung keyakinannya apakah akan mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP, Fuad mengakui menyerahkan semuanya kepada Tuhan dan DPP PDI Perjuangan.

"Kalau saya sih menyerahkan semua kepada Allah SWT sama DPP seperti apa nanti rekomnya. Saya sih, bukan enggak terlalu berharap atau berambisi apa ya. Pokoknya saya nothing to lose lah," ungkap Fuad.

Hingga kini, rekomendasi dari DPP PDIP untuk Pilwali Surabaya masih belum turun. Namun, beberapa nama sudah mengemuka di permukaan seperti Whisnu Sakti Buana yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya dan Eri Cahyadi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.

Sedangkan untuk Eri Cahyadi sendiri, baliho dan banner sudah beredar di beberapa sudut jalan di Surabaya dengan berdampingan bersama Armuji, anggota DPRD Jatim. Saat disinggung seandainya rekom turun kepada dia sebagai Cawawali dan mendampingi Eri Cahyadi jika sama-sama mendapatkan rekom partai, Fuad mengaku saat ini semuanya masih memiliki peluang.

"Kalau saya melihat semua calon pasangan sama besarnya untuk direkom. Karena kan saat ini memang secara elektabilitas semua merata, tidak ada yang dominan. Jadi semua calon mempunyai peluang yang sama dan sama kuat ya untuk direkom oleh DPP," lanjut Fuad.

Fuad mengaku belum mendaftar maju sebagai cawawali. Sedangkan Armuji yang lebih dulu muncul sudah mendaftar sebagai calon wakil walikota. Meski begitu Fuad mengaku semunya memiliki peluang yang sama

"Kalau sebenanrnya sih, semuanya berpeluang ya. Cuman kalau saya lihat sih memang kelihatannya Cak Armuji termasuk kuat. Karena beliau juga secara massa juga ada dan juga secara kedekatan keluarga sering turun," tandas Fuad.

Armuji sendiri mengaku tidak ada masalah tentang siapa yang akan mendapatkan rekomendasi DPP. Dirinya siap membantu siapa yang akan direkomendasikan DPP.

"Tidak ada masalah. Semua itu bebas. Semua kader partai. Jadi yang menentukan rekom itukan DPP, Bu Megawati. Siapapun nanti yang direkom, kita tegak lurus untuk membantu memenangkan. Semua ada kesempatan yang sama. Semua itu, kemungkinan-kemungkinan itu juga bisa. Semua kader partai bebas. PDI Perjuangan adalah partai terbuka. Apalagi itu kader partai," kata Armuji

Halaman

(iwd/iwd)