Geliat Industri Marmer Tulungagung di Tengah Pandemi COVID-19

Adhar Muttaqin - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 11:59 WIB
Tulungagung dikenal sebagai salah satu penghasil batu marmer terbesar di Indonesia. Lantas, bagaimana strategi dan geliat usaha marmer di masa pandemi COVID-19?
Industri marmer di Tulungagung/Foto: Adhar Muttaqin
Tulungagung -

Tulungagung dikenal sebagai salah satu penghasil batu marmer terbesar di Indonesia. Lantas, bagaimana strategi dan geliat usaha marmer di masa pandemi COVID-19?

Di sepanjang ruas jalan utama di Desa/Kecamatan Campurdarat, Tulungagung berjajar galeri yang memajang aneka produk batu marmer, mulai dari lantai, wastafel, meja kursi, patung, kijing makam, piala, aneka ornamen dekorasi hingga berbagai produk turunannya.

Detikcom mengunjungi salah satu perusahaan penyedia aneka produk marmer yang dikelola Imam Mahfudin di Dusun Blumbang, Desa/Kecamatan Campurdarat, Tulungagung. Imam mengakui masa pandemi Corona ini menjadi tantangan tersendiri untuk mempertahankan bisnis marmer.

Strategi pemasaran yang menjadi faktor dominan dalam menjaga keberlangsungan usaha. Sebab jika hanya mengandalkan pemasaran secara tradisional dengan mengharap konsumen datang, dipastikan omzet akan terjun bebas, terbukti beberapa rekannya kini harus menghentikan aktivitas pabrik, lantaran sulitnya pemasaran secara offline.

"Saat ini pabrik saya masih beroperasi dengan normal, semua karyawan alhamdulillah tidak ada yang saya PHK. Kuncinya sebetulnya adalah strategi, di era 4.0 ini ya harus evolusi," kata Imam, Sabtu (8/8/2020).

Evolusi yang dimaksud adalah mengubah pola pemasaran, dari sebelumnya hanya dipajang di galeri, kini harus beralih secara daring. Hal itulah yang kini diterapkan di perusahaannya, bahkan khusus untuk bagian digital marketing ia mempekerjakan sekitar 20 orang karyawan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3