Kasus Baru COVID-19 di Jatim Tambah 286, Pasien Sembuh 465

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 23:01 WIB
gubernur khofifah
Gubernur Khofifah (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Timur bertambah 286 kasus. Sementara pasien sembuh bertambah 465.

"Hari ini terkonfirmasi tambahan pasien 286, sehingga total kumulatif kasus positif COVID-19 di Jatim ada 24.115 kasus," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (6/8/2020).

Tambahan 286 kasus baru berasal dari Surabaya 102 kasus, Sidoarjo 34 kasus, Gresik 29 kasus, Tuban 16 kasus, Kota Malang 13 kasus, Kabupaten Pasuruan 10 kasus, Jember 10 kasus, Kota Batu 10 kasus, Kabupaten Malang 6 kasus, Kabupaten Probolinggo 6 kasus, Kota Pasuruan 6 kasus, Bondowoso 6 kasus, Kabupaten Blitar 6 kasus, Kota Mojokerto 5 kasus.

Kemudian Jombang 3 kasus, Bojonegoro 2 kasus, Kota Blitar 2 kasus, Kabupaten Kediri 2 kasus, Pacitan 2 kasus, Trenggalek 2 kasus, Nganjuk 2 kasus, Kabupaten Mojokerto 2 kasus, Bangkalan 2 kasus, Ponorogo 1 kasus, Kota Kediri 1 kasus, Sumenep 1 kasus, Tulungagung 1 kasus, Lamongan 1 kasus, Kota Probolinggo 1 kasus, Magetan 1 kasus dan Kota Madiun 1 kasus.

Total kasus kumulatif ada 24.115 kasus positif COVID-19. 5.566 kasus di antaranya masih aktif/dalam perawatan.

Untuk pasien sembuh bertambah 465. Yakni 131 dari Bondowoso, 110 dari Surabaya, 50 dari Sidoarjo, 30 dari Gresik, 19 dari Jember, 18 dari Kabupaten Mojokerto, 16 dari Tuban, 12 dari Kota Malang, 10 dari Jombang, 9 dari Kota Probolinggo, 9 dari Magetan.

Kemudian 8 dari Kabupaten Probolinggo, 7 dari Kabupaten Malang, 6 dari Situbondo, 5 dari Kabupaten Kediri, 5 dari Bangkalan, 4 dari Sumenep, 3 dari Bojonegoro, 3 dari Kota Pasuruan, 3 dari Pamekasan, 2 dari Kabupaten Pasuruan, 2 dari Kota Mojokerto, 1 dari Ponorogo, 1 dari Kota Kediri, 1 dari Kota Batu.

"Total ada 16.732 pasien yang sembuh di Jatim. Ini merupakan angka tertinggi nasional. Juga di atas rata-rata nasional," jelas Khofifah.

Untuk pasien meninggal dunia bertambah 18 pasien. Yakni Kabupaten Pasuruan 4 pasien, Kota Surabaya 4 pasien, Gresik 2 pasien, Sidoarjo 2 pasien, Kota Pasuruan 2 pasien, Kabupaten Kediri 1 pasien, Kota Batu 1 pasien, Kota Malang 1 pasien, Nganjuk 1 pasien.

"Angka kematian saat ini 1.817 atau sekitar 7,53 persen. Kita akan terus menekan angka kematian agar terus menurun," pungkasnya.

(iwd/iwd)