Soal Inpres Jokowi, Pemkot Surabaya akan Tambahkan Sanksi Pelanggar

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 16:20 WIB
PSBB Surabaya Jilid 3 sudah memasuki hari ke-6 saat malam hari
Pesepeda di Surabaya (Foto file: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Presiden Jokowi menerbitkan instruksi yang memuat sanksi pelanggaran protokol kesehatan COVID-19. Sanksi itu berupa kerja sosial hingga denda administratif.

Hal itu tertuang dalam Inpres No 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Inpres itu diteken Jokowi pada 4 Agustus 2020.

Kepala BPB Linmas Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan adanya Inpres ini bisa menjadikan dasar untuk melakukan perubahan Perwali.

"Dengan Inpres ini, bisa menjadikan dasar kita untuk melakukan perubahan Perwali. Nanti di situ akan dipertajam menyesuaikan dengan kondisi yang ada di Surabaya," kata Irvan Widyanto kepada detikcom, Kamis (6/8/2020).

Irvan menjelaskan sebelumnya di Perwali sudah melaksanakan yang diamanatkan di dalam Inpres tersebut. Salah satunya melibatkan masyarakat, tokoh masyarakat yang sudah diwadahi di Perwali melalui pembentukan Kampung Wani Suroboyo.

"Sebetulnya kalau dicermati bahwa gugus tugas melalui Perwali no 28 dan no 33 itu, sudah melaksanakan yang diamanatkan (Inpres No 6 tahun 2020)," ungkap Irvan.

Selanjutnya
Halaman
1 2