Ibu di Jombang Jual Kambing untuk Belikan Anak Ponsel Demi Belajar Daring

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 24 Jul 2020 15:58 WIB
Perekonomian yang rendah membuat banyak orang tua di Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Jombang tak mampu membelikan anak mereka ponsel pintar untuk belajar daring. Sehingga anak mereka belajar daring dengan menumpang di rumah yang mempunyai ponsel pintar.
Belajar daring di Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto

Istri Samirin (45) itu berharap pemerintah segera memberlakukan belajar tatap muka di sekolah. Karena dia merasa kesulitan mengajari anaknya belajar secara daring.

"Kalau seperti ini terus ya susah. Harapannya bisa masuk sekolah lagi biar diajari gurunya. Di rumah anaknya banyak bermain, kalau tidak dibilangi tidak mau belajar," lanjut Karlik.

Desa Marmoyo berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Kabupaten Jombang. Dibutuhkan sekitar satu jam perjalanan untuk sampai di desa ini. Sinyal internet sangat terbatas di kampung berpenduduk 1.100 jiwa ini karena dikelilingi hutan yang lebat. Selain itu, banyak anak-anak di kampung ini tidak mempunyai ponsel pintar.

Padahal sinyal internet dan ponsel pintar menjadi kebutuhan utama untuk kegiatan belajar mengajar anak-anak di Desa Marmoyo. Karena sama dengan para siswa di wilayah lainnya, mereka juga wajib belajar secara daring sejak virus Corona mewabah Maret lalu.

Sebagai solusinya, warga yang mampu memasang wifi di rumah mereka sejak sekitar sebulan yang lalu. Kini ada 10 rumah warga yang mempunyai wifi. Sebelum itu, para siswa SD, SMP hingga SMA menumpang belajar di balai Desa Marmoyo. Karena wifi saat itu hanya ada di kantor desa tersebut.

Di 10 rumah warga itulah, anak-anak Desa Marmoyo menumpang untuk belajar daring. Para siswa yang tidak mempunyai ponsel pintar terpaksa meminjam teman mereka saat belajar bersama.

Halaman

(sun/bdh)