Kesengsem Pria Ngaku Polisi, Wanita Ini Diperas Rp 90 Juta dan Disetubuhi

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 15:10 WIB
Seorang wanita di Kota Madiun menjadi korban pemerasan pria yang mengaku polisi. Wanita itu memberikan uang Rp 90 juta ke pelaku.
Pelaku Dea Ale Haryanto (38)/Foto: Sugeng Harianto

Bobby menambahkan, korban dan pelaku berkenalan melalui media sosial Facebook. Tersangka saat itu mengaku bernama Agung Pratama. Kemudian setelah akrab, pelaku mengatakan bahwa foto bugil korban bisa diseret ke ranah hukum.

"Bahwa seolah-olah tersangka tersandung masalah narkoba. Juga di handphone milik tersangka ditemukan foto bugil milik korban yang dapat diangkat ke ranah pidana. Kemudian tersangka dengan tipu muslihat menyuruh korban untuk menghubungi atasannya yang bernama AKP Hariyanto.

"Nah atasannya yang namanya AKP Hariyanto itu ya tersangka sendiri. Jadi punya dua akun WhatsApp. Sambil mengaku kasat, pelaku juga meminta melakukan hubungan intim dan berjanji bisa lolos dari jeratan hukum," jelasnya.

Untuk proses penyelidikan, polisi juga mengamankan barang bukti dari korban. Yakni sebuah handphone merek iPhone, 3 screenshot obrolan WhatsApp dan satu bendel rekening koran BCA.

Sedangkan dari tangan pelaku, polisi mengamankan handphone merek iPhone X, satu handphone merek Samsung dan satu buku rekening BRI Simpedes berikut kartu ATM-nya. Kemudian 2 kaus warna biru bertuliskan Turn Back Crime, yang salah satunya ada bordiran Satreskrim Polres Madiun Kota. Kemudian baju seragam polisi berpangkat AKP berikut tanda kewenangan, satu celana panjang tactical warna coklat dan satu sepeda motor Suzuki Satria FU Nopol AE 4746 JI.

"Pelaku dijerat Pasal 45 ayat (4) jo Pasal 24 ayat (4)UURI I No 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas UURI No 11 Tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 378 KUHP. Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), ayat (4) dipidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar," pungkasnya.

Halaman

(sun/bdh)