Kronologi Perampokan Rp 259 Juta dengan Modus Pecah Kaca Mobil di Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 21:59 WIB
Nasabah bank diimbau tidak meninggalkan uang di dalam mobil. Karena perampok bisa dengan cepat memecah kaca mobil dan mengambil uang tersebut.
Pelaku perampokan mempraktikkan modus pecah kaca/Foto: Enggran Eko Budianto

"Tersangka AG (Angga) ini memang sebagai eksekutornya, dia yang memecah kaca mobil dan mengambil uang korban," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander di lokasi, Senin (20/7/2020).

Untuk memecah kaca mobil, Angga hanya menggunakan pecahan bagian keramik busi. Pecahan keramik itu lebih dulu dia kulum agar tercampur air liurnya. Selanjutnya tersangka melemparkan pecahan keramik tersebut ke kaca mobil.

Seketika kaca mobil yang sebelumnya utuh, seluruh bagiannya menjadi retak-retak. Sehingga kaca terlepas dari jendela mobil setelah dua kali didorong tersangka menggunakan tangan kosong. Angga pun dengan mudah meraih uang di dalam mobil korban.

"Kami imbau masyarakat ekstra waspada saat mengambil uang di bank. Silakan meminta pengamanan dari kami (kepolisian) baik saat pengambilan maupun pengantaran uang," tegas Dony.

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menjelaskan, Angga dan kawan-kawan tergolong spesialis pencurian dengan modus pecah kaca. Ketiga tersangka membagi peran masing-masing setiap kali beraksi.

Angga beraksi bersama tersangka Husin. Selain mengawasi situasi di lokasi, Husin juga menjadi joki sepeda motor Honda CBR. Dia membonceng Angga untuk kabur setelah berhasil mencuri uang korban.