Kronologi Perampokan Rp 259 Juta dengan Modus Pecah Kaca Mobil di Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 21:59 WIB
Nasabah bank diimbau tidak meninggalkan uang di dalam mobil. Karena perampok bisa dengan cepat memecah kaca mobil dan mengambil uang tersebut.
Pelaku perampokan mempraktikkan modus pecah kaca/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Nasabah bank diimbau tidak meninggalkan uang di dalam mobil. Karena perampok bisa dengan cepat memecah kaca mobil dan mengambil uang tersebut.

Kasus perampokan yang dialami Yuyun Sekaringtyas (40), karyawan pabrik jaring ikan PT Daiyang Jaya Abadi bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat. Uang milik perusahaan yang baru saja diambil korban, digasak komplotan pencuri dengan modus pecah kaca mobil.

Yuyun saat itu baru saja mengambil uang tunai dari Bank BCA KCP Ngoro di Blok A3 Ngoro Industrial Park (NIP), Senin (8/6) siang. Uang senilai Rp 259 juta itu dia bungkus dengan kantong plastik, lalu dia letakkan di bawah kursi penumpang sisi depan. Bersama sopirnya, dia lantas turun untuk kembali mengambil uang di Bank Mandiri cabang pembantu Ngoro.

Saat itulah, komplotan pencuri beraksi. Para pelaku memecahkan kaca depan sebelah kiri mobil Daihatsu Xenia nopol N 1722 V yang ditumpangi Yuyun. Uang Rp 259 juta raib dicuri para pelaku. Pencurian dengan modus pecah kaca ini berlangsung singkat. Sehingga tukang parkir di lokasi kejadian tidak menyadarinya.

Sebulan berlalu, Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto berhasil meringkus para pelaku. Yang pertama Angga Ismawahyudi (30), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Pasuruan. Kemudian Husin R (53), warga Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Surabaya. Serta Hariyanto (48), warga Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Usut punya usut, Angga menjadi eksekutor pencurian tersebut. Pemuda pengangguran ini mempraktikkan caranya memecah kaca mobil korban saat jumpa pers di kantor Satreskrim Polres Mojokerto. Tersangka mampu memecah kaca mobil dan mencuri uang korban dalam waktu kurang dari 30 detik saja.