Nakes Positif Corona Tulari Tiga Orang, Kawasan di Blitar Ditutup Total

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 07:17 WIB
nakes corona
Jalan ditutup antisipasi penyebaran COVID (Foto: Erliana Riady/detikcom)
Blitar -

Sebuah jalan di Blitar ditutup total. Jalan Waru RT 3 RW 3 Rembang Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, ditutup setelah seorang tenaga kesehatan (Nakes) positif Corona dan menulari tiga orang lainnya.

Data gugus tugas COVID-19 Kota Blitar mencatat, nakes perempuan (45) ini bekerja di rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Kabupaten Blitar. Dia mengalami gejala klinis sejak 16 Juni, namun hasil rapid testnya non reaktif. Kemudian di rapid test lagi 23 Juni dengan hasil reaktif. Kemudian langsung diambil tes swab.

"Kemungkinan besar dia carrier sehingga menulari bapaknya (68). Tanggal 30 Juni bapaknya meninggal dengan status PDP. Namun sempat kami swab, hasilnya keluar bareng swab nakes tanggal 5 Juli. Keduanya terkonfirmasi positif," kata Jubir Gugus Tugas COVID-19 Kota Blitar, Muh Muchlis dikonfirmasi detikcom, Kamis (9/7/2020).

Begitu menerima hasil itu, gugus tugas melakukan tracing terhadap 27 orang. Mereka terdiri 8 KK yang tinggal di enam rumah yang berdekatan dengan rumah pasien positif. Ke 27 orang langsung diambil tes swab, dan hari ini diterima hasil jika ada tambahan dua orang yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona.

"Dua ini, yang satu anak nakes dan satunya teman bermainnya. Keduanya perempuan usia sebaya 9 tahunan. Karena tanpa gejala dan keluhan, ya namanya anak tetap bermain bersama anak tetangga sebelahnya," imbuhnya.

Hari ini, gugus tugas kembali melakukan tracing terhadap 28 orang, selain 27 orang yang telah ditracing pada 5 Juli lalu. Ke 28 orang ini tinggal di selatan jalan lokasi rumah nakes.

Camat Sananwetan, Heru Pramono mengatakan, karena di lingkungan itu ada empat yang positif Corona, maka warga sepakat melakukan isolasi mandiri. Jalan Waru ditutup total dan warga mendirikan posko diujung jalan untuk melarang warga luar memasukinya.

"Ada empat warga sini yang positif. Jadi mereka sepakat melakukan karantina mandiri untuk mencegah penyebaran dan penularan Corona lebih luas lagi," jawab Heru.

Sementara Sekretaris gugus tugas, Hakim Sisworo menyatakan Pemkot Blitar akan mencukupi kebutuhan pangan warga Rembang yang harus melakukan isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing.

"Kami sudah mengirimkan makanan tiga kali sehari untuk 8 KK yang tracing awal. Mulai besok ditambah 6 KK yang kami kirimi makanan dan sembako, sampai hasil tes swabnya keluar. Besok yang 6 KK ini kami ambil tes swabnya," tutur Hakim.

Data paparan Corona di Kota Blitar, sampai Rabu (8/7) total ada 13 warga yang positif Corona. Dengan rincian, enam sembuh, enam dirawat dan satu meninggal dunia.

(fat/fat)