POGI Dorong RS Bersalin Surabaya Punya Fasilitas Ibu Hamil Terpapar COVID

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 13:25 WIB
Ketua IDI Surabaya Brahmana Askandar
Ketua POGI Surabaya (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Masa pandemi COVID-19, tak sedikit ibu hamil di Surabaya terpapar virus dari Wuhan, China, ini. Namun sayang, tidak semua rumah sakit bisa menangani ibu hamil yang terpapar COVID-19.

Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Surabaya, IDI, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan Dinkes Kota Surabaya mendorong RS bersalin bisa menangani COVID-19. Agar semua pasien ibu hamil yang terpapar COVID-19 tidak perlu dirujuk ke RS besar.

"Jadi perlu penguatan, semua ibu hamil bisa ditangani di layanan di tempat (RS) masing-masing," kata Ketua POGI, Dr dr Brahmana Askandar SpOG (K) kepada wartawan, Kamis (2/7/2020).

Sejak wabah Corona, pasien ibu hamil di RSU dr Soetomo telah penuh. Bahkan beberapa hari ini Poli Obgyn ditutup sementara.

Brahmana menjelaskan membludaknya rujukan ibu hamil ke RS besar karena tidak tertangani di RS bersalin. Sebab, fasilitas yang dimiliki tidak selengkap RS besar yang dirujuk ke RS bersalin.

RS besar yang dimaksud ialah RSU dr Soetomo, RS dr Ramelan (RSAL), RSUD BDH, RSUD Soewandhie, RS Unair dan RS Husada Utama.

Selanjutnya
Halaman
1 2