Psikiater Akan Periksa Kondisi Kejiwaan Pembakar Mobil Via Vallen

Suparno - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 12:58 WIB
Mobil Via Vallen Dibakar
Mobil Via Vallen yang terbakar ditutup banner (Foto: Suparno)
Sidoarjo -

Pije, pria pembakar mobil Via Vallen merasa sakit hati karena gagal bertemu dengan idolanya tersebut. Polisi akan memeriksakan kondisi kejiwaan pelaku ke psikiater.

"Untuk psikologi akan didalami lagi. Kami akan minta psikiater untuk memeriksakan kejiwaan yang bersangkutan. Tentu akan kami sesuaikan dengan keterangan yang dia sampaikan termasuk barang bukti yang sudah ada," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji kepada wartawan usai upacara HUT ke-74 Bhayangkara di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (1/7/2020).

Sumardji mengatakan bahwa kondisi kejiwaan pelaku memang tidak stabil. Saat awal diamankan, pelaku bicara ngelantur. Sore harinya, pelaku sudah bisa menyebutkan namanya, alamatnya dan bisa mengatakan maksud dan tujuannya datang ke Sidoarjo.

Menurut Sumardji, pelaku saat itu masih di bawah pengaruh minuman keras. Saat pengaruh minuman kerasnya berangsur-angsur hilang, pria 40 tahun itu mulai bicara normal.

"Kemarin pelaku belum bisa memberikan keterangan yang jelas. Diduga masih terpengaruh dengan miras," kata Sumardji.

Pije membakar mobil Via Vallen subuh hari pada Selasa (30/6). Mobil berwarna putih berpelat W 1 VV itu terbakar saat diparkir di samping rumah di Jalan Kalitengah Selatan, Tanggulangin.

Dari tas yang dibawa Pije, polisi menemukan botol air mineral berbau bensin, jenglot, dan alat perdukunan lain. Pije mengaku warga Medan namun tinggal di Cikarang.

(iwd/iwd)