Selain Pelaris, Ki Joyo Lelono Sebut Banyak Pedagang ke Dukun untuk Ini

Muhajir Arifin - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 12:06 WIB
Ahli Spiritual asal Pasuruan, Ki Joyo Lelono menyebut banyak bentuk dan media pelaris yang digunakan pedagang. Di antaranya ada yang ekstrem seperti ular kawin hingga yang memakai tumbal.
Ahli Spiritual asal Pasuruan, Ki Joyo Lelono (kiri)/Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan -

Pedagang banyak meminta bantuan orang pintar agar dagangannya laris. Namun banyak juga yang meminta bantuan untuk membentengi dagangan dari gangguan orang yang dengki.

"Tidak semua pedagang itu minta pelaris. Banyak yang juga membutuhkan pagar," kata Ahli Spiritual asal Pasuruan, Ki Joyo Lelono, Rabu (1/7/2020).

Pria asal Pandaan, Pasuruan ini mengatakan, banyak pedagang yang laris karena kualitas masakannya, akhirnya memicu dengki pedagang lain. Mereka membutuhkan pagar agar tidak diganggu.


"Itu namanya disyarati. Kalau sudah enak, terkenal, bisa diganggu. Diambilkan tanah kuburan misalnya, akhirnya suram. Langsung tidak laku," tambah pria 59 tahun ini.

Pria bernama asli Dadang Priyanto ini mengatakan, gangguan dari pedagang lain yang dengki juga bermacam-macam. Sehingga pedagang minta sesuatu untuk memagari tempat jualan atau masakannya.


"Selain itu tadi, tempatnya terlihat suram juga ada yang menyerang makanan. Makanan baru dimasak, tiba-tiba bau dan basi," jelasnya.

Soal pelaris jadi perbincangan setelah seorang pedagang bakso cuanki di Kembangan, Jakarta Barat, Windra Suherman (21), tertangkap basah meludahi dagangannya. Aksi itu dilakukan dengan dalih sebagai pelaris.

(sun/bdh)