5.126 Sertifikat Tanah Dibagikan untuk Warga Kabupaten Malang Secara Virtual

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 26 Jun 2020 21:56 WIB
pembagian sertifikat tanah
Foto: Muhammad Aminudin
Malang -

Kementerian Agraria dan Tata Ruang membagikan ribuan sertifikat tanah untuk warga Kabupaten Malang. Sertifikat yang dibagikan merupakan wujud dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2020. Pembagian digelar secara virtual karena pandemi COVID-19.

Kepala Badan Pertahanan Kabupaten Malang Laode Asrafil mengatakan target program PTSL tahun ini di wilayah Kabupaten Malang adalah sebanyak 36.675 bidang tanah. Dari jumlah tersebut, yang sudah terselesaikan sebanyak 17.402 bidang tanah.

"Untuk hari ini yang kita bagikan sebanyak 5.126 bidang tanah. Sisanya dibagikan pada minggu-minggu yang akan datang," ungkap Laode kepada wartawan usai penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat secara virtual di Pendopo Pemkab Malang Jalan KH Agus Salim, Kota Malang, Jumat (26/6/2020).

Laode menambahkan pihaknya memfokuskan dua kecamatan untuk program PTSL tahun ini di Kabupaten Malang, yakni Kecamatan Karangploso serta Singosari. Dari dua kecamatan tersebut, menyebar untuk 24 desa dan kelurahan.

"Target kami dari 45.675 bidang tanah melalui program PTSL akan kami serahkan pada Juli 2020 nanti. Insyaallah pada bulan Juli akan 100 persen selesai," imbuh Laode.

Laode menuturkan pandemi COVID-19 tak begitu mengganggu penyelesaian program PTSL di Kabupaten Malang. Karena, pihaknya sudah dari awal tahun melakukan kegiatan-kegiatan fisik di lapangan untuk mempercepat penyelesaian PTSL sebelum adanya pandemi.

"Kenapa bisa cepat, karena pada Januari sampai Maret, kita sudah selesai melakukan kegiatan fisik di lapangan, seperti pengukuran bidang tanah. Sehingga, begitu kena pandemi. Kami tinggal mengerjakan penyelesaian administrasi di kantor," tuturnya.

Cepatnya proses PTSL, lanjut Laode, tak lepas karena penggunaan sistem KKP atau komputerisasi kantor pertahanan. Semua data pengukuran dan yuridis telah terinput dalam KKP dan memudahkan dalam penyelesaian PTSL.

"Semua data pengukuran dan yuridis sudah masuk sistem KKP, kita memakai sistem tersebut, sehingga prosesnya bisa cepat. Sekarang tahap pengumuman di KKP, butuh 14 hari. Setelah itu, semua bidang tanah akan menjadi sertifikat," beber Laode.

Selanjutnya
Halaman
1 2