Cerita Pasutri yang Sembuh dari Corona dan Pernah Merasa Dikucilkan Warga

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 16:57 WIB
Pasutri di Kabupaten Mojokerto sembuh dari Corona. Mereka berpesan kepada masyarakat agar tidak mengucilkan penderita Corona seperti yang pernah mereka alami.
Pasutri di Kabupaten Mojokerto yang sembuh dari Corona/Foto: Istimewa

"Jadi, saat itu satu kamar berdua dengan istri saya. Kami tidak sakit, tidak ada keluhan, normal-normal saja," ujarnya.

Mustaqim dan Liana diisolasi selama 43 hari di RSUD Prof Dr Soekandar. Mereka diinfus selama 8 hari pertama perawatan. Setelahnya, pasutri ini diberi asupan gizi dan vitamin, serta diminta rajin berolahraga.

"Selama 43 hari di rumah sakit, kami tidak merasakan sakit sama sekali," ungkapnya.


Keduanya dinyatakan sembuh dari Corona setelah dua kali hasil tes swab negatif. Yaitu hasil tes swab yang keluar 23 Mei dan 1 Juni. Sehingga mereka diizinkan pulang pada 2 Juni 2020.

Menjadi pasien positif Corona kala itu tidak terlalu membebani Mustaqim. Tekanan mental justru dia rasakan dari masyarakat. Karena dia sempat ditolak pulang sejak istrinya dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test 21 April lalu.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3