Siswa SMPN di Surabaya Lulus Hari Ini, Pengumumannya via Online

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 22:01 WIB
UNBK SMP di surabaya
Foto: Istimewa
Surabaya -

Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengumuman kelulusan siswa SMPN. Tercatat ada 35.457 siswa SMPN di Surabaya hari ini menerima informasi kelulusan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo mengatakan pengumuman untuk kelulusan siswa SMPN disampaikan melalui daring dan website.

"Hari ini diumumkan melalui metode masing-masing. Ada yang mengunakan daring atau Whatsapp, ada yang menggunakan Microsoft, ada yang menggunakan website-nya sekolah," ujar Supomo saat dihubungi detikcom, Jumat (5/6/2020).

Supomo mengatakan informasi kelulusan siswa dilakukan dengan cara daring karena pihaknya mengikuti anjuran pemerintah untuk protokol kesehatan. Selain itu untuk menghindari terjadinya gerombolan.

"Kami mengikuti ajuran protokol kesehatan, tidak boleh ada kerumunan di sekolah," ungkap Supomo.

Supomo memastikan jika angka kelulusan siswa SMPN di Surabaya mencapai seratus persen. Tercatat sebanyak 35.455 siswa dinyatakan lulus dan bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya.

"Angka kelulusannya seratus persen tahun ini," ujar Supomo.

Sedangkan untuk siswa atau orang tua yang akan mendaftarkan ke jenjang selanjutnya tinggal mendaftar dari hasil rapor online yang selama ini sudah digunakan oleh Dindik Kota Surabaya.

"Jadi kalau SMP kita sudah rapor online. Jadi data base rapor online itu bisa digunakan untuk ke SMA. Sehingga dia tidak perlu mengentri lagi," ungkap Supomo.

Namun bagi wali murid yang ingin melihat secara langsung nilai dan ijazah, pihak Dindik akan memberikan akses secara khusus yang nantinya akan diberikan kepada setiap sekolah masing-masing.

"Bagi wali murid yang ingin melihat nilai dan ijazahnya secara langsung secara online, nanti sekolah akan kami beri kewenangan untuk memfasilitasi," lanjut Supomo.

Sedangkan untuk nilai rapor dan ijazah secara fisik, pihak Dindik Kota Surabaya saat ini tidak akan memberikan secara langsung. Sebab pihaknya menunggu situasi pandemi corona mereda di Surabaya.

"Tapi kalau bentuk secara fisik tidak dulu. Menunggu situasi pandemi mereda dulu," ujar Supomo.

Sementara itu, untuk kelulusan di tengah Pandemi Corona ini, pihak Dindik Surabaya juga telah mengirimkan edaran dan melakukan vidcon dengan pihak sekolah dan wali murid agar menghindari kerumunan dan tidak menggelar acara pelepasan siswa.

"Kelulusan ini harus kita syukuri. Karena situasi seperti ini, sekolah tidak ada perlu acara pelepasan atau perpisahan. Baik di sekolah maupun di luar sekolah. Kemudian sekolah juga memastikan tidak ada konvoi. Sekolah juga memastikan tidak ada anak-anak corat coret baju dan lebih-lebih anak-anak tidak boleh berkumpul dan bergerombol di satu titik dan disekolah. Siapkanlah beprestasi di jenjang yang lebih tinggi," tandas Supomo.

(iwd/iwd)