Lumbung Pangan Jatim Diminati Pembeli, Ini Manfaat Bagi Driver Ojek Online

Faiq Azmi - detikNews
Minggu, 10 Mei 2020 02:18 WIB
Lumbung Pangan Jatim Beri Berkah Ke Ojek Online
Foto: Faiq Azmi
Surabaya -

Transaksi penjualan Lumbung Pangan Jatim hingga 7 Mei mencapai Rp 2,5 miliar. Dengan transaksi belanja online yang memanfaatkan layanan bebas ongkir, rata-rata 218 hingga 377 orang per hari. Dalam sehari, ada 218 hingga 377 driver ojek online yang dibantu mendapatkan penghasilan melalui program Lumbung Pangan Jatim ini.

Manfaat ekonomi berjalannya program Lumbung Pangan Jatim inisiasi dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa dirasakan driver ojek online. Pasalnya sejak diberlakukan PSBB, mereka praktis dilarang untuk mengantar penumpang.

Sehingga yang diandalkan hanyalah orderan pesan antar makanan go-food ataupun jasa layanan antar barang go-send, serta layanan belanja online go-shop. Namun berkat adanya program pesan antar belanja di Lumbung Pangan Jatin dan gratis ongkir, para driver online Go-Jek mendapat manfaat ekonomi berlebih.

Seperti Heru Bekti, warga Dukuh Menanggal Kota Surabaya yang juga terdampak COVID-19 dan penerapan PSBB. Penghasilannya menurun 100 persen jika dibanding sebelum adanya pandemi.

"Sebelum ada COVID-19 saya bisa antar penumpang sampai 12 trip selama sehari dengan penghasilan Rp 170 ribu. Tapi sejak ada virus Corona dan PSBB, sehari ya nggak dapat uang sama sekali. Alhamdulillah dengan Lumbung Pangan Jatim, saya sangat merasa manfaatnya karena bisa dapat orderan dan penghasilan," kata Heru, Minggu (10/5/2020).

Ia mengatakan dalam sehari ia bisa mengantar 4-7 kali belanjaan customer Lumbung Pangan Jatim. Paling jauh, ia mengantar dalam kota hingga Dukuh Kupang.

Setiap harinya dia cukup standby di kawasan Jatim Expo menunggu orderan pengantaran belanjaan. Menurutnya dengan 4-7 kali mengantarkan belanjaan ke pembeli dia bisa mendapatkan penghasilan mulai Rp 50 ribu - Rp 120 ribu tergantung jarak jauh dekat belanja yang diantar.

"Kalau trip alamat yang diantar panjang atau cukup jauh jaraknya saya bisa dapat Rp 22 ribu sampai Rp 30 ribu. Sangat saya syukuri di tengah keadaan yang tidak menentu seperti ini," tambahnya.