Bantu Perangi Corona, 1.800 APD Didistribusikan ke 12 RS Jawa, Bali dan Nusra

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 04 Mei 2020 12:20 WIB
Bantu Perangi Corona, 1.800 APD Didistribusikan ke 12 RS Jawa, Bali dan Nusra
Foto: Istimewa
Surabaya -

Penanganan COVID-19 di Indonesia kerap diwarnai ketidakjujuran pasien. Beberapa kasus menyebut ada pasien terindikasi COVID-19, namun enggan mengaku saat berobat dan menularkan virus ke sejumlah tenaga kesehatan.

Hal ini yang dirasakan tenaga kesehatan di RS Pelita Anugrah Semarang. Salah satu perwakilan RS, dr Siane mengatakan tenaga kesehatan di RS-nya sempat menjadi korban ketidakjujuran pasien. Sehingga, ada 14 tenaga kesehatan yang akhirnya diisolasi. dr Siane menambahkan saat itu, para tenaga kesehatan juga tidak menggunakan perlindungan yang mumpuni.

"Karena ketidakjujuran pasien COVID-19, tenaga kita 14 orang perawat sempat diisolasi," ungkap dr Siane dalam Virtual Conference penyerahan bantuan APD dari Telkomsel di Surabaya, Senin (4/5/2020).

Melihat banyaknya kasus ini, Telkomsel pun memberikan donasi 1.800 Alat Pelindung Diri pada 12 RS di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Harapannya, agar tenaga kesehatan bisa semakin terlindungi.

"Dengan bantuan APD dari Telkomsel membuat kita lebih safety dalam bekerja. Harapan kami tidak sampai di sini, semoga berlanjut untuk hari yang akan datang," harap Siane.

Di kesempatan yang sama Executive Vice President East Area Sales, Adiwinahyu B Sigit mengatakan dari penyerahan APD ini pihaknya ingin bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung percepatan penanganan COVID-19.

"Kami ingin menjadi bagian dari pemerintah untuk menangani COVID-19, ada 1.800 APD yang mungkin tidak banyak, tapi semoga bisa berarti dan bermanfaat bagi bapak ibu di beberapa RS rujukan COVID-19 di Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Di wilayah Jateng dan DI Yogyakarta dan Bali Nusra," kata Sigit dalam video conference di Surabaya, Senin (4/5/2020).

"Ini merupakan dukungan kami yang berkesinambungan untuk mendukung pemerintah dalam menangani COVID-19 pada saat pandemi ini. Terima kasih pada tenaga medis semoga Corona cepat berlalu dan kita bisa diberi kekuatan untuk melaluinya," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, virtual conference ini juga diikuti sejumlah tenaga medis di 12 RS penerima APD.

Sementara Ketua IDI Jatim DR dr Sutrisno mengatakan kasus COVID-19 di Indonesia, terutama Jatim kian hari memang bertambah. Namun, Sutrisno mengajak seluruh pihak untuk tetap optimis dan bergandengan tangan agar pandemi ini segera berakhir.

Sutrisno menyebut dokter bukanlah garda terdepan dalam memerangi virus. Tetapi, masyarakat yang merupakan garda terdepan untuk memerangi virus. Mulai dari tetap di rumah saja, menerapkan physical distancing hingga menjaga pola hidup bersih dan sehat.

"Saya terima kasih pada semua pihak saya menyampaikan suara IDI menyampaikan terima kasih kepada semuanya yang menaruh atensi, karena COVID-19 ini kan masalah dunia. Supportnya luar biasa. Atas nama IDI saya mengucapkan terima kasih. Saya minta tolong semuanya selalu berdoa agar masalah ini lekas berakhir. Semoga pandemi ini segera memasuki masa akhir di pemerintah," ungkap Sutrisno.

Simak juga video 'Defender Full Mask' APD Alternatif Ciptaan Peneliti Indonesia:

(hil/fat)