Sarapan Belum Dikirim, Pemudik yang Dikarantina di SMPN 1 Gending Kelaparan

M Rofiq - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 13:40 WIB
corona probolinggo
Pemudik yang dikarantina di SMPN 1 Gending (Foto: M Rofiq)
Probolinggo -

Para pemudik yang menjalani karantina di SMP Negeri 1 Gending, Desa Randu Pitu, Kabupaten Probolinggo mengaku kelaparan. Sejak pagi jatah makanan pagi belum dikirim.

Salah seorang pemudik Asal Bali, Ferry mengatakan sejak pagi dia belum makan sama sekali karena kiriman makanan belum dikirim oleh pihak terkait. Ia pun mengaku tak tahu apa penyebab keterlambatan tersebut.

"Lapar, mulai tadi pagi belum makan. Gak tau kenapa, padahal kemarin tidak. Dan yang dari desa lainnya sudah dikirim makanannya," ungkapnya.

Hal sama dikatakan Andik. Bahkan Andik mengancam jika sampai sore makanan belum datang, ia akan nekat melarikan diri dari lokasi karantina. Ia akan melakukan itu karena kelaparan.

"Misal sampai sore gak dikirim, ya saya mau kabur. Lapar, kelaparan saya, Saya bukan hewan," kata Andik.

Terpisah, tenaga kesehatan setempat, Eva mengatakan sampai hari ini kondisi para pemudik di SMPN 1 Gending yang dikarantina masih stabil. Namun demikian, masih ada seorang pemudik yang memiliki suhu tinggi.

Pemeriksaan dilakukan meliputi cek tensi, suhu, nadi dan pernafasan. Pemeriksaan sendiri dilakukan dua kali dalam sehari yakni pagi dan sore.

"Kalau stres iya, karena rata-rata mereka pingin pulang. Keluhannya panas dan batuk biasanya,"terangnya.

Sementara total pemudik yang dikarantina di SMPN 1 Gending, ada sekitar 9 orang. Mereka berasal dari sejumlah daerah di Indonesia.

Tonton video Emak-emak Pemudik dari Jakarta Ngomel Didata di Solo: Saya Nggak Suka!:

(iwd/iwd)