Desa di Lamongan Diperintahkan Bikin Ruang Karantina Bagi Pemudik

Eko Sudjarwo - detikNews
Minggu, 05 Apr 2020 20:02 WIB
lamongan
Foto: Eko Sujarwo
Lamongan -

Mulai hari ini Lamongan memperketat aturan bagi warga Lamongan yang pulang kampung. Pemkab Lamongan mewajibkan semua warga yang baru pulang dari rantau untuk diisolasi baik itu di desa, Kecamatan maupun di tingkat kabupaten.

Bupati Lamongan Fadeli membenarkan jika mulai hari ini pihaknya memerintahkan kepada semua jajaran pemerintahan hingga tingkat desa untuk memperketat aturan, yaitu langsung mengisolasi semua warga yang baru datang di desa masing-masing.

"Begitu datang langsung dikarantina, mau tidak mau, siap tidak siap harus diisolasi selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus Covid-19," kata Fadeli kepada wartawan, Minggu (5/4/2020).

Selain itu, kata Fadeli, mulai hari ini pihaknya juga sudah memerintahkan desa-desa di Lamongan untuk membuat ruang karantina bagi warga yang baru datang.

"Mulai hari ini tadi kami perketat aturan, yaitu warga yang datang dari rantau langsung kami isolasi di desa masing-masing dengan memanfaatkan gedung atau sarana desa. Minimal desa menyiapkan balai desanya sebagai lokasi karantina warga yang baru datang selama 14 hari," jelas Fadeli.

Selain menyiapkan ruang isolasi di tingkat desa, lanjut Fadeli, tingkat kecamatan juga menyiapkan ruang isolasi atau karantina. Sementara, untuk tingkat kabupaten Pemkab Lamongan juga sudah menyiapkan Rusunawa sebagai lokasi karantina. Selain menyiapkan tempat karantina, imbuh Fadeli, pendatang juga langsung diarahkan ke balai desa untuk dicek kesehatannya.

"Kades harus menyiapkan ruang isolasi dan kordinasi dengan Gugus tugas. SOP bagi para pendatang wajib di karantina selama 14 hari," tegasnya.

Data terbaru yang diterima, Fadeli mengungkapkan hingga kini terdata sebanyak 24 ribu warga Lamongan yang sudah pulang kampung dari lebih 80 ribu warga Lamongan yang terdata berada di rantau. Fadeli mengimbau warga Lamongan yang berada di daerah pandemi COVID-19 untuk tidak pulang terlebih dahulu ke Lamongan.

"Saya mohon kesadaran masyarakat desa yang pendatang kita harapakan kalau tidak benar-benar terdampak kalau perlu tak usah pulang ke Lamongan," harapnya.

Fadeli mengaku pihaknya sudah membuat surat instruksi ke semua jajarannya untuk menyosialisasikan optimalisasi antisipasi pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan penanganan Covid-19 dengan mewajibkan semua warga Lamongan untuk memakai masker apabila beraktivitas di luar rumah.

senantiasa menjaga jarak aman antar warga masyarakat yang pelaksanaannya diawasi oleh Gugus Tugas COVID-19 Tingkat Desa/Kelurahan, menunda seluruh kegiatan pengumpulan warga untuk menghindari kerumunan dan didukung dengan aktivitas patroli oleh Gugus Tugas COVID-19, menghimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah kecuali untuk kegiatan penting yang sifatnya tidak dapat ditunda.

Serta mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan diri dengan cara rajin mencuci tangan dengan sabun dan disinfektan secara rutin dan benar serta menghindari menyentuh wajah dengan tangan dan menjaga kondisi tubuh agar senantiasa sehat.

(iwd/iwd)