Pasar Wisata Kuliner Jadi Inovasi Banyuwangi Dongkrak Ekonomi

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 01 Mar 2020 13:22 WIB
Geliat pasar wisata kuliner Banyuwangi terus ditingkatkan. Masing-masing pasar menyajikan kekhasan jajanan sesuai lokalitasnya.
Pasar Wisata Kuliner Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani

Arasfo sendiri awalnya digelar tiap Kamis sore hingga malam. Kini diubah setiap Sabtu dengan jam yang sama, pukul 16.00 - 22.00 WIB.

Selain beberapa pasar yang disebut di atas, juga ada beberapa lainnya yang tak kalah menariknya. Di antaranya adalah Pasar Wit-Witan di Alasmalang, Kecamatan Singojuruh yang buka setiap Minggu pagi. Juga ada Pecinan Street Food di kawasan Karangrejo Banyuwangi yang menyajikan aneka kuliner khas masyarakat Tionghoa.

Ada pula Pasar Kampung Kopat di Boyolangu, Pasar Seni dan Jajanan Rakyat Banyuwangi (Pasjari) di Temenggungan dan Pasar Kuliner Porobungkil di Rejosari yang juga dihelat tiap Sabtu sore hingga malam.


Anas berpesan kepada setiap pengelola untuk senantiasa menjaga kebersihan, kualitas dan kemasannya. "Saat ini, makan bukan sekadar makan. Sudah jadi life style. Sebelum makan difoto dulu. Jadi perlu terus dijaga kebersihan, kualitas dan penyajiannya," pesan Anas.

Sementara itu, perlu juga diketahui oleh para pecinta kuliner yang tak sempat berkunjung langsung ke berbagai pasar wisata kuliner tersebut, kini dapat memesannya secara langsung. Kini, Pemkab Banyuwangi meluncurkan aplikasi berbasis mobile apps yang bertajuk Nja-jan.

"Dari aplikasi ini, bisa pesan berbagai kuliner yang ada di masing-masing pasar. Tinggal pilih dan siap diantar ke tempat pemesan," pungkas Anas.

Halaman

(sun/bdh)