Zikria Dzatil, Penghina Wali Kota Risma Wajib Lapor Satu Minggu Sekali

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 10:04 WIB
Zikria Dzatil bebas
Zikria bersalaman dengan polisi (Foto file: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya -

Polisi mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Zikria Dzatil, netizen yang hina Wali Kota Risma di medsos. Zikria pun bebas. Ibu tiga anak itu berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Meski dikabulkan, Advent Dio Rendy kuasa hukum Zikria Dzatil mengakui jika kliennya harus menjalani wajib lapor di Polrestabes Surabaya. Wajib lapor Zikria Dzatil sendiri dilakukan dua kali dalam seminggu.

"Sementara ini, tetap wajib lapor ke penyidik Senin dan Kamis. Nanti selama perkara ini lanjut atau SP3 (Surat perintah Penghentian Penyidikan)," ujar Advent saat dikonfirmasi, Selasa (18/2/2020).

"Harapannya kami selaku kuasa hukum dan keluarga berharap perkara ini SP3 dan tersangka juga menyesal atas yang dilakukannya," tandas Advent.

Zikria sendiri mengaku usai bebas dari Polrestabes Surabaya, dirinya akan tinggal di rumah kuasa hukumnya sementara waktu.

"Sementara akan tinggal di rumah kuasa hukum sambil wajib lapor," jelas Zikria usai keluar dari Polrestabes Surabaya, Senin (17/2/2020) pukul 13.05 WIB.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran memembenarkan jika Zikria menjalani wajib lapor. "Iya wajib lapor seminggu 2 kali," tambahnya.

(fat/fat)