Virus Corona Merebak, Harga Masker di Blitar Rp 2 Juta/Dus

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 06 Feb 2020 10:51 WIB
Merebaknya Virus Corona membuat permintaan masker kian meningkat bahkan hingga sampai Blitar. Stok yang semakin menipis membuat harga masker naik berkali-kali lipat.
Stok masker di Blitar/Foto: Erliana Riady
Blitar -

Merebaknya Virus Corona di China membuat permintaan masker kian meningkat termasuk di Blitar. Stok yang semakin menipis membuat harga masker naik berkali-kali lipat.

Pantauan detikcom pagi ini, dua apotek terbesar di Kota Blitar menyatakan minim stok bahkan ada yang kosong. Seperti Apotek Puji Santoso di Jalan Semeru yang hari ini tak mempunyai stok.


"Masih kosong semalam habis. Gak tahu ini kapan datang lagi. Tapi sudah banyak yang pesan," kata seorang petugas yang enggan ditulis namanya kepada detikcom, Kamis (6/2/2020).

Sementara di Apotek Sumber Waras, Jalan Seruni Kota Blitar, stoknya masih ada namun terbatas. Selain stok terbatas, apotek lawas ini juga menjual masker dengan harga relatif mahal.

Seperti masker merek Onemed, jika biasanya isi 5 pieces hanya Rp 5 ribu, hari ini dijual Rp 25 ribu. Kemudian masker merek sama isi 50 pieces yang biasanya Rp 50 ribu, kini dijual seharga Rp 150 ribu. Sedangkan satu dus isi 250 pieces yang harga normalnya Rp 150 ribu, hari ini dijual seharga Rp 2 juta.

Simak Video "Jokowi Serahkan Penanganan WNI yang Positif Corona ke Singapura"

[Gambas:Video 20detik]




"Iya maaf, stok kami terbatas sementara banyak permintaan. Ini kiriman yang kami terima juga terbatas jadi memang segitu harganya. Yang isi 250 itu, tiga hari lalu masih kami jual seharga Rp 1 juta" ucap Ari, karyawati apotek itu.

Informasi yang dihimpun detikcom dari para karyawan apotek, penjualan dalam partai besar terjadi sejak merebaknya Virus Corona di Wuhan, China. Para pembeli mengaku, masker ini dikirim kepada saudara mereka yang bekerja di luar negeri. Terbanyak dikirim ke Hong Kong dan Taiwan.


Lain lagi dengan kebijakan apotek di beberapa rumah sakit yang membatasi penjualan masker. Ada yang hanya diperuntukkan bagi pasien, seperti di RS Budi Rahayu. Ada yang membatasi penjualan satu orang satu boks isi 50. Seperti yang dilakukan RS Aminah Kota Blitar.

"Di sini pembelian dibatasi hanya 1 boks. Kami barang'e ready masih nanti malam yang merek altamed. Tapi yang beli harus pasien di sini atau keluarga yang menunggu," ujar Humas RS Aminah, Ayu Rika Respati melalui aplikasi percakapan WhatsApp.

(sun/bdh)