Warga Tak Keberatan Pohon Menangis di Jember Ditebang, Asal ...

Yakub Mulyono - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 10:22 WIB
Pohon menangis dikerubuti warga (Foto file: Yakub Mulyono/detikcom)
Jember - Polisi berencana menebang pohon Akasia di Dusun Krajan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember. Pohon itu dipercaya warga mengeluarkan suara perempuan menangis. Pemilik pohon menangis dan masyarakat tidak keberatan asal penebangan dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Warga nggak keberatan, tapi mereka ingin yang melakukan penebangan polisi sendiri. Kalau mereka yang melakukan, tidak berani," kata Kepala Desa Mojosari, Suparti saat dikonfirmasi, Sabtu (18/1/2020).


Menurut Suparti, ketakutan masyarakat menebang pohon berkaitan dengan pemahaman mistis di masyarakat. Sebab fenomena pohon menangis di masyarakat dikaitkan dengan hal-hal yang berkaitan dengan supranatural.

"Ya mungkin ada pemahaman pohon itu memiliki kekuatan magis atau apa, mereka takut kalau menebang. Tapi kalau petugas yang melakukan mereka tidak keberatan," tambahnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2