Bayi Pandhu yang Cacat Akan Jalani Rekonstruksi Wajah

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 09 Des 2019 18:48 WIB
Bayi Pandhu digendong neneknya. (Amir Baihaqi/detikcom)

"Jadi operasi itu hanya menutup kulitnya celahnya dahulu. Nanti kalau sudah 1 tahun, kami menutup celahnya karena juga ada kelainan sumbing di langit-langit," sambungnya.

Tak cukup sampai di situ, rekonstruksi akan dilanjutkan kembali ketika Pandhu menginjak usia 9 tahun. Penanganan itu antara operasi pada gusi, gigi, bahkan sampai terapi untuk berbicara.

"Setelah itu, dia berumur 9 tahun, kami operasi gusinya dan terapi bicara, kemudian perawatan dari dokter gigi juga," tuturnya.


Menurutnya, kasus yang dialami bayi Pandhu ini bukan yang pertama. Namun masuk kategori cacat berat. Pada kasus lainnya, biasanya hanya mengalami cacat pada bagian bibir atau sumbing.

"Kasusnya ini bervariasi, mulai yang ringan sampai berat. Yang ini termasuk yang berat. Yang berat hanya beberapa kali. Memang banyak yang ringan hanya bibirnya saja yang kena. Hanya bibirnya yang kena yang pada pasien ini kanan-kiri serta cukup lebar.

"Kalau face off kan kulitnya kami ambil semua, kemudian kami ganti seluruhnya. Tapi ini juga merekonstruksi tulang wajahnya," pungkasnya.
Halaman

(sun/bdh)