Khofifah Minta Pelatih yang Tuduh Shalfa Tak Perawan Minta Maaf

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 02 Des 2019 16:38 WIB
Gubernur Khofifah bertemu Shalfa (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)

"Sudah terkomunikasikan dengan Kediri. Saya komunikasi dengan wali kota, Insyaallah ada SMA negeri yang akan jadi tempat di mana Shalfa sekolah. Karena ini SMA koordinasinya di pemprov. Tapi harus nunggu proses admin juga," imbuhnya.

Sedangkan terkait rencana Shalfa apakah melanjutkan karirnya sebagai atlet senam, Khofifah juga sempat menanyakan. Namun, Shalfa mengaku masih ingin memikirkan rencana ini.

"Kedua, kaitan dengan dia masih kemungkinan di Puslatda pada PON yang akan datang, mungkin Shalfa masih membutuhkan waktu untuk memberi keputusan. Juga ibunya, mereka butuh waktu untuk diputuskan. Saya juga tanya apa cita-citamu, dia juga menyebut ingin mencapai cita-cita itu," lanjut Khofifah.


Di kesempatan yang sama, Khofifah juga mengingatkan setiap pelatih untuk menggunakan standar terukur terkait prestasi atlet. Dia tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali.

"Di dalam proses pembinaan atlet, yang diukur adalah kedisiplinan, pembinaan karakter, tapi bahwa indeks prestasi menjadi indikator yang utama atlet masuk di pusat. Oleh karena itu hal-hal di luar indikator prestasi yang kemudian mempengaruhi bahkan itu dijadikan dasar pertimbangan utama sampai degradasi itu yang tidak dibenarkan," jelas Khofifah.

"Jadi kalau karena prestasinya menurut standar record yang ada, kandidat atlet ini ndak bisa dilanjutkan, fine. Karena itu adalah kewenangan cabor. Tentu ini adalah kritik dan koreksi untuk kita semua bahwa di dunia keolahragaan kita, kita harus lakukan pembenahan supaya apa yang kita jadikan pertimbangan utama prestasi sang atlet," pungkasnya.
Halaman

(hil/iwd)