Latihan SAR di Selat Bali Gunakan Helikopter dan Pesawat Cassa

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 19:52 WIB
Latihan SAR di Selat Bali/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Latihan pencarian dan pertolongan atau SAR besar-besaran digelar di Selat Bali. Ratusan petugas penyelamatan dari Lanal Banyuwangi, Satpolairud, Basarnas, Pelindo III Tanjungwangi hingga Pemkab Banyuwangi turun langsung latihan SAR.

Selain dari Banyuwangi, ada juga petugas penyelamatan dari Gilimanuk, Jembrana Bali. Tak hanya itu, helikopter dan pesawat cassa juga dilibatkan dalam latihan. Kemudian kapal perang dan kapal penyelamat milik stakeholder penyelamatan juga diterjunkan dalam kegiatan yang di gelar di Lanal Banyuwangi ini.


Latihan SAR ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan unsur operasional sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AL dan unsur SAR di Banyuwangi dan Gilimanuk. "Jadi bekerja sama satu pola pikir satu pola tindak sehingga SAR yang dilakukan di Banyuwangi bisa dilaksanakan dengan cepat. Dengan latihan ini semua akan paham penanganan tidak dilakukan sendiri-sendiri," jelas Komandan Lantamal V Surabaya, Laksamana Pertama Tedjo Sukmono kepada wartawan, Minggu (4/11/2019).

Banyuwangi dipilih sebagai lokasi latihan gabungan karena frekuensi penyeberangan di Selat Bali sangat tinggi. Dalam sehari menurutnya 806 armada kapal Fery bolak balik dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk.

"Dalam pelayaran tentunya tidak akan lepas dari kecelakaan. Kecelakaan bisa timbul baik dari keamanan kapal, seperti peralatan, jumlah penumpang maupun cuaca seperti gelombang tinggi. Makanya kita pilih selat Bali," tambahnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2