Siswa SMA Ngaku Terima Uang Setelah Diperkosa Dokter

Siswa SMA Ngaku Terima Uang Setelah Diperkosa Dokter

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 22 Nov 2019 15:59 WIB
Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto)
Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Seorang ibu di Kabupaten Mojokerto melapor ke polisi karena anak gadisnya yang masih berusia 15 tahun mengaku telah diperkosa dr AND (60), dokter spesialis penyakit kandungan. Selain itu, korban juga mengaku diberi uang oleh terduga pelaku.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, dr AND diduga memberi uang Rp 1,5 juta kepada korban. Uang itu diberikan terduga pelaku usai diduga memerkosa korban di tempat praktiknya di Kecamatan Mojosari pada 26 Agustus 2019. Namun, dia menegaskan itu baru pengakuan sepihak dari korban.

"Iya, dalam laporannya Rp 1,5 juta. Katanya (korban) ada kebutuhan juga. Ya itu ditawari kalau mau berhubungan suami istri dikasih duit itu," kata Setyo saat dihubungi detikcom, Jumat (22/11/2019).


Informasi yang dihimpun detikcom, gadis asal Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto itu mengenal dr AND dari wanita berinisial AR (30). Korban ternyata baru sekitar 3 bulan bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah AR di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Korban datang ke tempat praktik dr AND diantar oleh AR. Gadis berusia 15 tahun itu diduga diperkosa dr AND di kamar tempat praktiknya. Sementara AR menunggu di ruang tamu.

Menurut pengakuan korban, saat itu AR juga mendapatkan uang Rp 500 ribu dari dr AND. Disinggung terkait pengakuan korban tersebut, Setyo menyatakan masih melakukan pendalaman.
Selanjutnya
Halaman
1 2