Telat Dibagikan, Seragam Gratis di Jombang Kecewakan Para Wali Murid

Telat Dibagikan, Seragam Gratis di Jombang Kecewakan Para Wali Murid

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 14:08 WIB
Seragam olahraga gratis untuk SMP di Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto
Seragam olahraga gratis untuk SMP di Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Seragam gratis untuk siswa SD dan SMP sederajat yang digadang-gadang menjadi program unggulan Pemkab Jombang justru mengecewakan para wali murid. Pasalnya, pembagian seragam itu terlambat 6 bulan sehingga para wali murid terlanjur membeli seragam sendiri.

Kekecewaan itu seperti diungkapkan BT (34), salah seorang wali murid SDN di Kecamatan Tembelang. Pria yang sehari-hari menjadi kuli bangunan ini sempat berharap seragam gratis dibagikan awal tahun ajaran baru. Namun, seragam nasional dan pramuka berupa lembaran kain itu baru dibagikan enam bulan setelah tahun ajaran baru berlangsung

"Sebetulnya saya merasa dikecewakan. Kalau memang tidak bisa terealisasi, mendingan tidak usah janji," kata BT kepada wartawan, Kamis (21/11/2019).


Keterlambatan pembagian seragam gratis dari Pemkab Jombang memaksa BT membeli seragam sendiri untuk anaknya. Dia harus merogoh dompetnya hingga Rp 300 ribu untuk membeli 2 setel seragam nasional merah-putih dan pramuka. Jika seragam gratis dibagikan tepat waktu pada awal tahun ajaran baru, maka BT dan para wali murid lainnya tak perlu mengeluarkan biaya seragam untuk anak-anak mereka.

"Daripada menunggu lama, kasihan anak saya. Karena semua siswa sudah pakai seragam SD. Semua siswa dibelikan sendiri sama orang tuanya," terangnya.

Rasa kecewa juga dilontarkan TR, wali murid siswa kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan/Kabupaten Jombang. Dia mengira seragam gratis dibagikan Pemkab Jombang awal tahun ajaran baru 2019/2020. Ibu rumah tangga ini sempat menanti seragam gratis selama 2 bulan. Anaknya yang sudah masuk kelas 1 MI masih memakai seragam Taman Kanak-kanak (TK).

"Setelah dua bulan, anak saya minder pakai seragam TK. Ya sudah saya belikan sendiri. Satu setel Rp 85 ribu," ungkapnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2