detikNews
Kamis 21 November 2019, 12:29 WIB

Polisi Sambut Baik Rencana Pemasangan Kamera Pendeteksi Wajah di Surabaya

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Polisi Sambut Baik Rencana Pemasangan Kamera Pendeteksi Wajah di Surabaya Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom
Surabaya - Pemkot Surabaya akan memasang CCTV berpiksel tinggi yang dilengkapi aplikasi face recognition di sejumlah wilayah di Surabaya. Pihak kepolisian mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya tersebut.

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata mengatakan pihaknya menyambut baik rencana Pemerintah Kota Surabaya. Aplikasi tersebut diharapkan bisa membantu pihak kepolisian.

"Pasti sangat membantu karena itu adalah salah satu teknologi yang mendukung scientific crime investigation," kata Leo kepada detikcom, Kamis (21/11/2019).

"Setelah sidik jari melalui 12 titik kesamaan. Dilanjut dengan face recognition (pendeteksi wajah). Lalu ditambah dengan gerak wajah, mungkin itu nantinya akan sangat membantu pihak Pemkot," ujar Leo.


Leo juga mengungkapkan aplikasi ini nantinya juga bisa mendeteksi orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kepolisian.

"Di tempat kami sudah ada teknologi itu, nanti akan kami sinergikan dengan pihak Pemkot. Karena ini sangat efektif sekali," tandas Leo.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya M Fikser mengatakan saat ini pihaknya tengah dalam proses pemasangan camera CCTV dilengkapi dengan aplikasi face recognition.

"Server dan aplikasinya sudah siap, dan yang lagi dikerjakan di lapangan adalah pemasangan kamera," kata Fikser saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa(19/11/2019).


Fikser menyebutkan Pemkot Surabaya akan memasang 280 camera CCTV dengan dilengkapi aplikasi face recognition.

"Sekarang sudah ada 150 kamera (dengan piksel tinggi) yang tahun ini kami pasang, dan Dishub memasang 130 kamera (baru), jadi nanti Dishub itu ada di traffic light, sementara Dinkominfo ada tersebar di antaranya," jelas Fikser.

CCTV face recognition ini rencananya akan dipasang di tempat-tempat objek vital dan jalan-jalan yang dianggap rawan.

"Untuk lokasinya agak kelihatan, ada cluster-cluster, di samping itu dipasang di kawasan yang menjadi perhatian (utama). Ada Cluster Suramadu, ada Cluster Balai Kota, ada yang namanya Cluster Siola, Cluster Semut. Jadi ada 5 cluster besar yang kita siapkan kameranya, mulai dipasang di persimpangan jalan, sampai beberapa gang juga dipasang," ungkap Fikser.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com