detikNews
Selasa 19 November 2019, 20:58 WIB

Mantan Anggota DPRD Surabaya Binti Rochmah Jalani Sidang Perdana Jasmas

Amir Baihaqi - detikNews
Mantan Anggota DPRD Surabaya Binti Rochmah Jalani Sidang Perdana Jasmas Binti Rochmah menjalani sidang perdana. (Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya - Mantan anggota DPRD Surabaya 2014-2019 Binti Rochmah menjalani sidang kasus korupsi Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas). Dalam sidang perdana itu, terdakwa mendengarkan surat dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Tanjung Perak.

Dalam dakwaannya, JPU M Fadil menilai terdakwa telah melakukan tindak pidana korupsi selama menjabat anggota DPRD Surabaya dari Maret 2015 sampai 2017. Adapun yang dimaksud dengan tindak pidana korupsi itu pada pelaksanaan kegiatan dana hibah Pemkot Surabaya, yang lebih dikenal dengan Jasmas.

"Antara Maret 2015 sampai 2017 bertempat di kantor DPRD Kota Surabaya telah melakukan atau yang turut serta melakukan perbuatan secara melawan hukum dengan pelaksanaan kegiatan dana hibah Pemerintah Kota Surabaya APBD 2016," kata Fadil saat membacakan dakwaan di ruang Candra Pengadilan Tipikor Surabaya, Jalan Raya Juanda, Selasa (19/11/2019).

Dijelaskan Fadil, dalam pelaksanaan kegiatan program Jasmas tersebut, terdakwa bekerja sama dengan Agus Setiawan Jong untuk membuat proyek pengadaan barang-barang. Dalam kerja sama tersebut, Agus menyiapkan proposal yang siap disebarkan ke RT dan RW di daerah pemilihan (dapil) terdakwa.


"Dari proposal tersebut, Agus menawarkan pembagian keuntungan kepada terdakwa sebesar 10-15 persen dari hasil pelaksanaan kegiatan dana hibah serta membantu pemilihan anggota DPRD Surabaya tahun 2019-2024," terang Fadil.

Dalam dakwaan juga, JPU menyebut terdakwa telah mengajukan ratusan proposal. Namun, dari ratusan proposal itu, hanya 28 proposal yang lolos verifikasi Pemkot Surabaya. Dan akibat perbuatannya itu, terdakwa dinilai telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 576.648.576,89

"Bahwa perbuatan terdakwa dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar Rp 576.648.576,89," beber Fadil.


Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak menahan mantan anggota DPRD Kota Surabaya Binti Rochma. Dia ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) DPRD Kota Surabaya terkait dana hibah Pemkot Surabaya 2016.

Binti Rochma akhirnya dijebloskan ke Cabang Rutan Kelas I Surabaya di Kejati Jatim, Jumat (16/8/2019). Binti Rochma menyusul dua anggota DPRD Kota Surabaya yang ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan, yakni Sugito dan Darmawan. Kasus ketiga oknum anggota Dewan ini merupakan pengembangan dari kasus terdakwa Agus Setiawan Tjong.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com