detikNews
Selasa 19 November 2019, 20:39 WIB

Berniat Lempar Petasan ke Rumah Mantan Istri, Justru Meledak di Tangan Sendiri

M Rofiq - detikNews
Berniat Lempar Petasan ke Rumah Mantan Istri, Justru Meledak di Tangan Sendiri Rumah mantan istri yang akan dilempar petasan (M Rofiq/detikcom)
Probolinggo - Tak terima dicerai, seorang pria di Kota Probolinggo meneror rumah mantan istrinya. Pria itu melempar rumah mantan istrinya dengan petasan.

Lucunya, petasan yang seharusnya dilempar justru meledak di tangan pria tersebut. Tangan pria itu hancur dan harus menjalani perawatan di rumah sakit dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo.

Pelaku adalah Untung Adi Prastowo (36), warga Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih. Sedangkan rumah yang dilempar petasan ditinggali Sumiarsih (37), warga Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan.

Kapolsek Kademangan Kompol Toyib Subur mengatakan, dari informasi yang diterimanya, ledakan petasan terjadi pada Selasa (19/11) sekitar pukul 02.30 WIB.

Mendapati laporan warga, pihaknya langsung mendatangi TKP dan mendapati motor pelaku tergeletak di lokasi kejadian. Sedangkan pemiliknya sudah menghilang.


"Tiba di lokasi, anggota kami hanya menemukan motor saja. Oleh warga, petugas diarahkan ke timur karena pemiliknya ke arah tersebut. Informasinya ternyata benar, petugas mendapati pelaku dan membuntutinya," terang Toyib.

Toyib mengatakan pelaku sempat menyeberang ke utara jalan hingga akhirnya minta tolong petugas yang berpakaian preman untuk diantarkan ke rumah sakit.

"Mungkin (anggota) dikira orang sipil, makanya pelaku langsung minta antar ke rumah sakit. Tangannya luka parah dan petasan kebetulan meledak di tangan pelaku," kata Toyib.

Atas terjadinya ledakan petasan tersebut, Toyib mengaku masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan kepada saksi dan mengumpulkan barang bukti.


Sementara itu, Sumiarsih mengatakan sudah bercerai setahun lalu. Menurut Sumiarsih, pelaku nekat melempar petasan karena dendam setelah diceraikannya. Pelemparan petasan bahkan telah terjadi dua kali di rumahnya.

"Mungkin dia dendam, makanya melakukan itu. Saya yakin dia pelakunya setelah polisi tunjukkan fotonya kepada saya. Dulu saya bercerai karena tak tahan sering dipukuli," ungkap Sumiarsih.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com