Tunggakan BPJS Tak Kunjung Cair, RSUD Ponorogo Siap Pakai Dana Talangan

Tunggakan BPJS Tak Kunjung Cair, RSUD Ponorogo Siap Pakai Dana Talangan

Charolin Pebrianti - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 14:45 WIB
Direktur RSUD dr Harjono dr Made Jeren (Charolin Pebrianti/detikcom)
Direktur RSUD dr Harjono dr Made Jeren (Charolin Pebrianti/detikcom)
Ponorogo - RSUD dr Harjono, Ponorogo, ambil ancang-ancang menggunakan dana talangan. Sebab, pelayanan kesehatan seperti rumah sakit tidak boleh menghentikan pelayanan meski dana operasional rumah sakit bangkrut akibat tunggakan BPJS kesehatan yang tak kunjung cair.

Direktur RSUD dr Harjono dr Made Jeren menjelaskan dana talangan atau dana utang tersebut diperlukan sebagai jalan keluar terakhir agar kegiatan operasional RSUD tetap berjalan.

"Rumah sakit kan pelayanan publik, jadi tidak boleh berhenti," tutur Made saat ditemui detikcom di kantornya, Jalan Raya Ponorogo-Pacitan, Selasa (19/11/2019).

Made menambahkan BPJS Kesehatan menunggak pembayaran di RSUD dr Harjono sebesar Rp 40,8 miliar. Hingga saat ini, perlakuan BPJS sama untuk setiap rumah sakit bagian administrasi tetap jalan. Artinya, proses klaim setiap bulan tetap dilakukan.


"Kalau memang BPJS ada duitnya, pasti langsung dibayarkan, karena kita tahu secara umum kondisi keuangan BPJS seperti apa, RS lain juga alami hal sama," terang dia.

Menurutnya, kegiatan operasional rumah sakit menggunakan dana klaim BPJS. Sebab, 85 persen pasien rumah sakit merupakan pasien BPJS Kesehatan.

"Kalau tahun depan tidak dibayar BPJS Kesehatan, repot kita. Istilahnya dompet kita sudah habis," tandas dia.

Sebelumnya, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni sempat mewanti-wanti pihak BPJS Kesehatan. Jika sampai akhir tahun 2019 ini klaim BPJS tidak cair, pihaknya akan mengalihkan pembayaran BPJS untuk menalangi biaya operasional rumah sakit.




Tonton juga video Cek Layanan BPJS, Jokowi Sidak RSUD Abdul Moeloek:

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)