'Jelajah Surabaya' akan Dikenalkan di Tahun 2020, Apa Itu?

'Jelajah Surabaya' akan Dikenalkan di Tahun 2020, Apa Itu?

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Sabtu, 16 Nov 2019 22:47 WIB
Balai Kota Surabaya (Foto file: Amir Baihaqi/detikcom)
Balai Kota Surabaya (Foto file: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya - Pemkot Surabaya terus melakukan inovasi di bidang digital. Untuk memadukan wisata dan kuliner, pemkot akan membuat aplikasi yang bernama Jelajah Surabaya. Seperti apa?

Aplikasi yang sedang dibuat Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya ini akan mengenalkan secara detail tentang potensi wisata yang ada. Mulai dari tempat kuliner, kampung, kawasan heritage, serta pusat perbelanjaan.

"Banyak hal kita kenalkan. Kita koneksikan antara wisata satu dengan lainnya. Dengan aplikasi ini orang luar daerah atau wisatawan dapat akses dengan mudah untuk mendapatkan informasi seputar hotel, UKM dan agenda event tahunan Pemkot Surabaya," kata Fikser saat dikonfirmasi, Sabtu (16/11/2019).

Fikser menambahkan dalam pembuatan aplikasi Jelajah Surabaya ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai OPD terkat di Pemkot Surabaya. Mulai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dishub), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perdagangan (Disdag) untuk merealisasikan aplikasi tersebut.


"Jadi, nanti kalau orang datang ke Tugu Pahlawan, akan muncul notifikasi tempat wisata apa saja di sekitar situ, tempat shopping. Ada info-info lainnya dalam radius berapa kilometer dari tempatnya berdiri," ujar Fikser.

Mantan Kabag Humas Pemkot Surabaya ini juga menjelaskan, melalui aplikasi ini pihaknya ingin mempromosikan destinasi wisata di Surabaya yang begitu banyak. Mesk dia mengakui, selama ini sudah banyak yang dilakukan para stakeholder dalam mempromosikan sektor pariwisata.

"Tapi dengan aplikasi ini, kita buat lebih simple dalam pemakaiannya. Kita bangun fitur-fitur dan desain yag menarik, dengan berbasis mobile," ungkap Fikser.

Tidak hanya itu, nantinya aplikasi ini akan disampaikan ke biro-biro travel. Sehingga para guide yang membawa wisatawan bisa mengenalkannya ke mereka.


"Ingin tahu Surabaya, apa saja wisatanya, kultur masyarakatnya, sampai pemerintahanya semua ada di situ. Bahkan, kalau mendapatkan kesulitan bisa menghubungi comand center di 112, atau ke media center Diskominfo," imbuh Fikser.

Pria kelahiran Serui ini menambahkan, proses pembuatan aplikasi Jelajah Surabaya ini sudah berlangsung sekitar satu bulan. Ia berharap, bulan Desember nanti sudah bisa dilaunching. Sehingga, pada Januari 2020, aplikasi ini sudah bisa dimanfaatkan.

"Sebenarnya di beberapa OPD sudah ada, aplikasi UKM di Disperindag, kemudian Disbudpar, dan Dishub untuk Bus Suroboyo. Kita Akan konektingkan semuanya, menghubungkan semua aplikasi itu menjadi satu," tandas Fikser. (fat/fat)