Tunggakan BPJS Kesehatan di RSUD Ponorogo Capai Rp 40,8 Miliar

Tunggakan BPJS Kesehatan di RSUD Ponorogo Capai Rp 40,8 Miliar

Charolin Pebrianti - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 11:08 WIB
RSUD dr Harjono Ponorogo (Foto: Charolin Pebrianti/detikcom)
RSUD dr Harjono Ponorogo (Foto: Charolin Pebrianti/detikcom)
Ponorogo - BPJS Kesehatan memiliki tunggakan sebesar Rp 40,8 Miliar ke RSUD dr Harjono Ponorogo. Akibatnya, rumah sakit plat merah ini terancam bangkrut.

Tunggakan BPJS Kesehatan tersebut dari Mei hingga September 2019. Pihak rumah sakit bahkan sudah melayangkan tagihan ke pihak BPJS sebanyak dua kali, pada 16 September 2019 dan 7 Oktober 2019 lalu.

"Jangan sampai awal tahun belum cair, kita (rumah sakit) bisa bahaya," tutur Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan RSUD dr Harjono Ponorogo Sri Widowati saat dikonfirmasi di kantornya Jalan Raya Ponorogo-Pacitan, Jumat (15/11/2019).


Menurutnya, tunggakan tersebut bisa membuat RSUD bangkrut lantaran kritisnya keuangan. Sebab, dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) hanya dapat menanggung klaim pembiayaan pasien BPJS hingga Desember 2019 ini.

"Setelah kami melayangkan surat, pihak BPJS hanya bilang belum ada uang dari pusat," terang dia.

Wakil Direktur Medik RSUD Ponorogo drg Santi Pratiwi menjelaskan pesanan farmasi di RSUD sempat 5 kali ditahan oleh suplier farmasi, seperti obat dan bahan habis pakai. Alasannya karena belum terbayar dari BPJS Kesehatan.

"Tapi kami tetap melayani pasien BPJS dengan sebaik-baiknya, meski kondisi keuangan seperti ini," paparnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2