Kurangi Risiko Amputasi, Dosen Unair Buat Aplikasi Kaki Diabet Indonesia

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 20:18 WIB
Soft launching Kaki Diabet Indonesia/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Soft launching Kaki Diabet Indonesia/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Risiko amputasi pada penderita diabetes melitus cukup tinggi. Untuk itu, dosen Universitas Airlangga (Unair) dr Niko Azhari Hidayat SpBTKV menciptakan aplikasi Kaki Diabet Indonesia.

Diluncurkan hari ini, aplikasi Kaki Diabet Indonesia merupakan pencegahan akan penyakit kaki diabet. Aplikasi ini telah mendapat penghargaan Digital Health Initiative dalam Indonesia Healthcare Forum III. Diciptakannya Kaki Diabet karena melihat banyaknya kasus diabetes melitus yang berujung pada amputasi.


"Sebelum ada aplikasi sudah ada banyak yang diamputasi karena diabetes melitus. Aplikasi ini mulai 2019 awal dikenalkan melalui sosial media dan telah mendapat banyak respons masyarakat," ujar dr Niko dalam soft launching Kaki Diabet Indonesia di Lembaga Pengembangan Bisnis dan Inkubasi (LPBI) Unair, Kamis (14/11/2019).

Founder-CEO dari Vascular Indonesia ini mengungkapkan aplikasi Kaki Diaber berisi artikel terkait informasi terbaru tentang pemeriksaan ataupun screening Kaki Diabet di seluruh Indonesia. Informasi ini menjadi langkah tepat untuk mewaspadai Kaki Diabet dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Selanjutnya
Halaman
1 2