detikNews
Kamis 14 November 2019, 16:25 WIB

Seorang Buruh Pabrik Tewas Tertimpa Tiang Beton Saat Simulasi Bongkar Muat

Enggran Eko Budianto - detikNews
Seorang Buruh Pabrik Tewas Tertimpa Tiang Beton Saat Simulasi Bongkar Muat Jenazah korban dievakuasi (Enggran Eko Budianto/detikcom)
Mojokerto - Seorang buruh pabrik beton di Mojokerto tewas setelah kepalanya tertimpa tiang beton. Saat kecelakaan kerja itu terjadi, korban sedang melakukan uji coba bongkar-muat tiang beton.

Kecelakaan kerja ini terjadi di pabrik beton PT PBI, Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Kapolsek Bangsal AKP Sulianto mengatakan, saat kejadian, korban Ahmad Fatoni (25) sedang mengikuti simulasi bongkar-muat tiang beton.

Salah satu produk PT PBI itu diuji coba untuk diangkut dari tempat penumpukan barang hasil produksi ke sebuah truk trailer di area pabrik. Selanjutnya, dari truk trailer, tiang beton kembali diturunkan ke tempat penumpukan hasil produksi.

Bersama seorang rekannya, buruh pabrik asal Dusun Sambilawang, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, ini memasang tali sling ke salah satu tiang beton di atas truk trailer. Tiang beton berdiameter 40 cm itu akan diangkat dari truk trailer menggunakan sebuah crane.


"Saat korban mengungkit tiang beton untuk memasukkan tali sling dari crane, tiang beton tiba-tiba menggelinding menimpa korban," kata Sulianto saat dihubungi detikcom, Kamis (14/11/2019).

Tiang beton tersebut, lanjut Sulianto, menggelinding hingga menimpa kepala korban. Akibatnya, Fatoni tewas di lokasi dengan luka parah di kepalanya.

"Tiang beton hanya menimpa bagian kepala korban. Jenazah sudah kami bawa ke RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari," terangnya.

Saat ini Sulianto mengaku sedang menyelidiki kecelakaan kerja yang menewaskan seorang buruh pabrik beton PT PBI tersebut. Pihaknya baru akan meminta keterangan kepada buruh lainnya sore nanti.


Karena saat ini para saksi harus melanjutkan kerja mereka. Para saksi terdiri atas rekan kerja korban, operator crane, dan sopir truk trailer.

"Masih kami selidiki ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam insiden ini," tegasnya.

Jenazah Fatoni dievakuasi ke RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari, menggunakan ambulans PMI Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 12.00 WIB. Saat kejadian, korban memakai helm safety. Namun beratnya timpaan dari tiang beton membuat helm dan kepala korban pecah.

"Korban pakai helm proyek, tapi helmnya pecah," ungkap Didik Suharsono, petugas PMI Kabupaten Mojokerto, yang ikut mengevakuasi korban.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com