detikNews
2019/11/14 14:47:31 WIB

Warga Desa di Mojokerto Protes Pengelolaan TKD yang Tak Transparan

Enggran Eko Budianto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Warga Desa di Mojokerto Protes Pengelolaan TKD yang Tak Transparan Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom
Mojokerto - Puluhan warga berunjuk rasa di depan kantor Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Mereka memprotes pengelolaan tanah kas desa (TKD) yang tidak transparan.

Puluhan warga Padusan yang terdiri atas kaum pria dan emak-emak ini berorasi di halaman kantor desa setempat. Mereka juga membentangkan sejumlah poster bernada protes terhadap Pemerintah Desa Padusan.

Poster tersebut antara lain bertulisan 'Save TKD Padusan', 'Desaku Sarang Koruptor', 'Kami Dibodohi Pemerintah Desa', 'P Jokowi Berantas Korupsi di Desa Kami', 'Utamakan Kepentingan Masyarakat', serta 'Kami Dibutakan Pemerintah Desa'.


Koordinator massa Erwin mengatakan aksi warga kali ini memprotes pengelolaan TKD Padusan. Menurut dia, warga mencium indikasi penyalahgunaan TKD yang menghasilkan keuntungan bagi segelintir orang.

Keuntungan tersebut yakni material bebatuan dari TKD Padusan diduga ditukarkan dengan paving block. Selain itu, bebatuan dari TKD diduga diangkut dan dijual ke penggilingan batu. Ada juga indikasi bebatuan dari TKD dijual ke Jombang.

"Kami menuntut kejelasan penyewaan TKD ke pihak ketiga. Karena ada material batu yang keluar. Kami tahu material batu keluar sudah melanggar undang-undang," kata Erwin kepada wartawan di lokasi unjuk rasa, Kamis (14/11/2019).
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com