Keren, Fotokopi di Sini Bisa Bayar Pakai Sampah

Keren, Fotokopi di Sini Bisa Bayar Pakai Sampah

Yakub Mulyono - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 12:12 WIB
Di tempat fotokopi ini bisa membayar pakai sampah (Foto: Yakub Mulyono)
Di tempat fotokopi ini bisa membayar pakai sampah (Foto: Yakub Mulyono)
Jember - Sebuah tempat fotokopi di Jember ini tak hanya menerima uang sebagai alat pembayaran. Fotokopi di Jalan Kalimantan 4 Nomor 2A Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Jember, juga menerima sampah untuk alat pembayaran.

Membayar menggunakan sampah dilakukan pemilik usaha fotokopi ini dalam rangka kampanye kesadaran cinta lingkungan.

"Tidak sembarang sampah yang kami terima untuk pembayaran, tapi sampah-sampah yang punya nilai ekonomis," kata karyawan fotokopi, Meliana, Kamis (14/11/2019).

Menurut Meliana, jasa fotokopi berbayar sampah ini sudah berjalan sekitar 6 bulan. Ide ini ditelurkan oleh sang pemilik jasa fotokopi.


"Pemilik tempat fotokopi ini, Bu Dina, guru di SMAK Santo Paulus, memang juga peduli akan lingkungan. Awalnya mengedukasi masyarakat, agar mau peduli dengan lingkungan, dan memanfaatkan sampah dengan baik," jelasnya.

Lalu, disosialisasikan ke masyarakat mengenai fotokopi tersebut yang menerima pembayaran menggunakan sampah. Responsnya pun cukup bagus.

Setiap sampah yang dibawa ke tempat fotokopi, ditimbang, lalu dihargai sesuai dengan yang sudah ditentukan.

"Harganya macam-macam. Kertas dihargai Rp 1.500, botol bekas berlabel Rp 3.000 dan tidak berlabel bisa mencapai Rp 6000 per kilogram," ungkapnya.

Sampah yang ditimbangSampah yang ditimbang Foto: Yakub Mulyono


Selanjutnya, tinggal disesuaikan, berapa biaya fotokopi dari pembawa sampah tadi. Jika kurang, maka tinggal menambah dengan membayar uang. Jika perolehan sampah melebihi biaya fotokopi, maka akan mendapat pengembalian uang.

Karena lokasinya yang dekat dengan kawasan kampus, sebagian besar pelanggan jasa fotokopi ini merupakan mahasiswa. Setiap hari tempat ini ramai dikunjungi pengunjung.

"Sebab selain untuk membayar jasa fotokopi, kami juga menerima warga yang menjadikan sampah ini sebagai tabungan seperti bank sampah. Bahkan yang minta dibayar kontan juga kita layani," terang Meliana.

Jadi, selain bisa ditukar dengan jasa pembayaran fotokopi, hasil sampah jika ditotal juga bisa dirupiahkan. "Sehingga bisa memberikan manfaat ekonomi," tandasnya. (fat/iwd)