detikNews
Selasa 12 November 2019, 19:46 WIB

Didampingi Bupati Anna, Khofifah Beri Bantuan Warga Terdampak Angin Kencang

Ainur Rofiq - detikNews
Didampingi Bupati Anna, Khofifah Beri Bantuan Warga Terdampak Angin Kencang Khofifah mengunjungi korban terdampak angin kencang di Bojonegoro. (Ainur Rofiq/detikcom)
Bojonegoro - Musibah angin kencang di Bojonegoro mendapat perhatian Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Khofifah didampingi Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengunjung desa terdampak.

Desa yang dikunjungi Khofifah adalah Desa Prambatan, Kecamatan Balen. Desa ini merupakan salah satu wilayah yang terdampak angin kencang bercampur hujan deras.

Mantan Mensos ini melihat secara langsung sebagian kondisi rumah Maiban (70), yang rusak dan kini hanya ditopang penyangga bambu. Rumah berpenyangga bambu ini masih dihuni oleh istri dan seorang anaknya.

Selesai melihat rumah warga, Khofifah, yang juga didampingi Wabup Bojonegoro Budi Irawanto, segera memberikan santunan sembako kepada 70 warga yang rumahnya rusak dan roboh.

"Alhamdulillah, dapat bantuan sembako dari Ibu Gubernur. Rumah saya kemarin ambruk kena angin" ucap Wartini, warga Desa Prambatan, Selasa (12/11/2019).


Terkait banyaknya korban yang terdampak angin kencang di Bojonegoro, yang mencapai 1.300 rumah rusak, Khofifah berharap pemda segera melakukan pendataan dan identifikasi agar bisa diberikan bantuan rumah layak huni. Dananya nanti bisa disinergikan antara kabupaten dengan provinsi.

"Kami cocokkan antara BPBD Provinsi dan Bojonegoro, jumlah dari 12 kecamatan dan 1.300 lebih korban rumah rusak berat, sedang, dan ringan, nanti diidentifikasi. Kami berharap bantuan tidak terduga itu bisa dikeluarkan jika ada surat kalau ini darurat dari Pemkab Bojonegoro. Kalau nanti ini darurat karena jumlahnya yang besar nanti Pemprov bisa men-support dari bantuan tidak terduga," jelas Khofifah.

Khofifah juga menjelaskan bahwa laporan dari BMKG, masih ada kecenderungan cuaca ekstrem pada masa pancaroba ini.

"Ada angin kencang yang tanpa hujan, ada yang angin kencang bersamaan dengan hujan. Seyogianya kondisi seperti ini tim BPBD bisa membangun komunikasi secara real time dengan BMKG," kata Khofifah.


Sementara itu, Bupati Anna menuturkan kondisi darurat bencana angin kencang ini sudah dirapatkan supaya segera bisa ditindaklanjuti.

"Sedang dalam proses, tanggal 10 kami sudah rapat dan kami akan menetapkan ini sebagai kawasan darurat. Supaya kami bisa mengeluarkan bantuan tidak terduga," ucap Bupati Anna.


Simak juga video "Disertai Angin Kencang, Hujan Es Terjadi di Bojonegoro" :

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com