detikNews
Selasa 12 November 2019, 18:46 WIB

MUI Jatim Imbau Pejabat Tak Salam Semua Agama, Wamenag Pasrah ke Ulama

Enggran Eko Budianto - detikNews
MUI Jatim Imbau Pejabat Tak Salam Semua Agama, Wamenag Pasrah ke Ulama Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi meminta semua pihak tidak memperdebatkan surat dari MUI Jatim yang mengimbau para pejabat agar tidak mengucapkan salam semua agama. Karena saat ini masalah salam lintas agama itu sedang diteliti oleh Komisi Fatwa MUI pusat.

Hal itu dikatakan Zainut Tauhid usai mewakili Menteri Agama dalam acara silaturahmi dengan para alim ulama Jatim di gedung KHM Yusuf Hasyim, Pesantren Tebuireng, Jombang. Zainut menilai imbauan MUI Jatim agar para pejabat tidak mengucapkan salam antar agama saat berpidato, sebagai masalah perbedaan pendapat (Furu'iyah).

"Saya kira kita semuanya harus memahami konteks masalahnya. Sehingga kita tidak perlu memperdebatkan, tidak perlu kita mempermasalahkan ya," kata Zainut Tauhid kepada wartawan di lokasi acara, Selasa (12/11/2019).


Saat ini, lanjut Zainut Tauhid, Kementerian Agama menyerahkan persoalan salam lintas agama kepada para ulama. Dia berharap para ulama melakukan kajian, penelitian dan berdiskusi untuk merumuskan sebuah kesepahaman yang bisa dijadikan pedoman bagi semua pihak. Dengan begitu, tidak akan lagi terjadi perdebatan di masyarakat.

"Jadi, MUI Jawa Timur itu bentuknya bukan fatwa ya, itu imbauan saja. MUI pusat sendiri juga sedang melakukan penelitian, Komisi Fatwa masih mendalami persoalan itu. Jadi, belum ada keputusan," terangnya.


Sebelumnya MUI Jatim mengimbau agar para pejabat tidak menyebutkan salam semua agama saat berpidato. Imbauan MUI Jatim itu tertuang dalam surat bernomor 110/MUI/JTM/2019 yang diteken Ketua MUI Jatim KH Abdusshomad Buchori.

Dalam surat tersebut terdapat poin yang menyerukan kepada para pejabat untuk menggunakan salam sesuai ajaran agama masing-masing. Jika pejabat itu Islam, diimbau cukup menggunakan kalimat 'Assalaamu'alaikum. Wr. Wb'.


Simak juga video "PWNU Jakarta: Khotbah Tanpa Selawat, Salat Jumat Tidak Sah" :

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com