MUI Jatim Imbau Tak Salam Semua Agama, Ini Sikap PWNU

MUI Jatim Imbau Tak Salam Semua Agama, Ini Sikap PWNU

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 15:41 WIB
PWNU Jatim telah merumuskan sikap terkait imbauan MUI Jatim. (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
PWNU Jatim telah merumuskan sikap terkait imbauan MUI Jatim. (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim mengimbau para pejabat tidak mengucapkan salam seluruh agama saat sambutan di acara resmi. PWNU Jatim telah merumuskan sikap terkait imbauan ini.

Katib Syuriah PWNU Jatim KH Syafrudin Syarif mengatakan pihaknya tidak melarang pengucapan salam seluruh agama. Salam seluruh agama ini bisa diucapkan demi kemaslahatan umat.

Penyampaian sikap ini pun diungkapkan setelah dilakukannya bahtsul masail atau pembahasan permasalahan ini dengan nilai-nilai fikih. Kiai Syafrudin menambahkan penyampaian salam lintas agama sejatinya telah dilakukan sejak zaman Nabi Adam.


"Keputusan Bahtsul Masail PWNU Jatim tentang hukum salam lintas agama, Islam itu agama rahmatan, Islam sebagai agama rahmatan selalu menebarkan pesan-pesan kedamaian di tengah manusia. Pesan kedamaian dalam wujud menebarkan salam secara verbal juga telah menjadi tradisi agama tauhid sejak Nabi Adam alaihissalam yang terus diwarisi hingga sekarang," kata Kiai Syafrudin di Sekretariat PWNU Jatim, Jalan Masjid Al Akbar, Surabaya, Selasa (12/11/2019).

Tradisi ini pun dilakukan di zaman Nabi Ibrahim hingga Nabi Muhammad. Dikisahkan, Nabi Muhammad pernah mengucapkan salam kepada penyembah berhala dan golongan Yahudi yang sedang berkumpul bersama kaum muslimin.
Selanjutnya
Halaman
1 2