detikNews
Sabtu 09 November 2019, 13:41 WIB

Prostitusi Online di Kota Batu Diungkap, Muncikari 18 Tahun Diamankan

Muhammad Aminudin - detikNews
Prostitusi Online di Kota Batu Diungkap, Muncikari 18 Tahun Diamankan Prostitusi online dibongkar Polres Batu (Foto: Muhammad Aminudin)
Batu - Bisnis prostitusi online di Kota Batu diungkap polisi. Gadis berusia 18 tahun ikut ditangkap sebagai muncikari. Dia memperdagangkan mahasiswi dan siswi SMA kepada lelaki hidung belang.

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Hendro Triwahyono mengatakan terbongkarnya bisnis esek-esek ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan praktik prostitusi di wilayah Kota Batu.

Penyelidikan kemudian dilakukan dan puncaknya polisi menggerebek salah satu hotel. Di sana, polisi menemukan adanya tindak pidana prostitusi, yang melibatkan R sebagai penyedia jasa.

R selama ini diketahui telah memperdagangkan empat orang wanita. Masing-masing mahasiswi asal Malang dan Surabaya, dan dua gadis ABG lulusan SMA. Untuk tarif sekali kencan dibandrol seharga Rp 1 juta.
"Tarifnya Rp 1 juta untuk satu kali kencan. Dari transaksi itu, PSK mendapatkan Rp 300 ribu dan muncikari Rp 700 ribu," kata Hendro kepada wartawan, Sabtu (9/11/2019).


Ditambahkan Hendro, R yang merupakan warga Batu adalah lulusan SMA tahun 2018 lalu. Dia menjalankan bisnis esek-eseknya melalui aplikasi WhatsApp.

"Tidak membuat grup khusus, jadi ada seseorang menghubungi R mencari teman kencan, untuk berhubungan seksual. Dan R kemudian menawarkan teman wanitanya itu. Komunikasi dilakukan dengan menggunakan WhatsApp," imbuh Hendro.

Polres Batu masih mengembangkan sepak terjang R dalam bisnis prostitusi ini. Kepada polisi, tersangka mengaku baru melakukannya sebanyak 4 kali saja.


"Kita akan menindak lanjuti apabila ada laporan atau informasi terkait kasus ini. Demi mewujudkan Kota Batu sebagai kota wisata yang bersih dari perbuatan yang melanggar tindak pidana. Termasuk prostitusi," tegas Hendro

Selain mengamankan R, polisi juga menyita uang hasil transaksi, bukti transfer uang, serta kondom.

Kini R harus mendekam di ruang tahanan (rutan) Mapolresta Malang. Dia dijerat pasal 268 KUHP juncto pasal 506 tentang Prostitusi dan Perlindungan Perempuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.


Simak Video "Imbas Prostitusi Online, Walkot Balikpapan Evaluasi Ajang Duta Pariwisata"

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com