Balita yang Tewas Tenggelam di Malang Disebut Sering Disiksa Ayah Tiri

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 31 Okt 2019 15:32 WIB
Rumah tempat tinggal Agnes bersama ibu dan ayah tirinya (Muhammad Aminudin/detikcom)

Dikatakan, selama ini Agnes sering mengaku dianiaya oleh ayah tirinya. Itu diceritakan Agnes ketika pulang kembali ke rumah neneknya di Tajinan.

Hermin selama ini bekerja sebagai tenaga marketing properti. Diduga pada saat hari kematian korban, ibunya sedang bekerja dan Agnes hanya berada di rumah bersama ayah tirinya di Perum Tlogowaru Indah, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

"Kalau dianiaya sering, namun tidak detail apakah itu dipukul atau diapakan. Yang pasti dilakukan oleh ayah tirinya itu. Korban sering cerita begitu kalau pulang dari rumah ibunya," ujarnya

Padahal, kata dia, korban merupakan anak pendiam. Karena itu, keluarga sempat heran mengapa Egy tega melakukan kekerasan terhadap korban.


"Saya ikut memandikan. Memang ada beberapa luka lebam dan luka bakar ditemukan pada tubuh korban. Makanya kemudian kami melapor ke polisi," tegasnya.

Aziz menambahkan jenazah korban dibawa ke rumah nenek di Desa Sumbersekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, menggunakan mobil ambulans RS Reva Husada, Rabu (30/10/2019), sore.

"Diantar dengan ambulans. Kedua orang tuanya juga ikut datang. Maunya dimakamkan di Tajinan," tandas Aziz.
(fat/iwd)