Khofifah: Tiga Menteri dari Jatim jadi Komandan Istana

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Rabu, 23 Okt 2019 19:18 WIB
Gubernur Khofifah/Foto: Hilda Meilisa Rinanda

Selain itu, Khofifah juga menaruh harapan tinggi pada para menteri di Kabinet Indonesia Maju. Khofifah menyebut orang-orang yang dipilih Jokowi telah tepat. Dia menambahkan ada beberapa menteri asal Jatim yang memiliki potensi luar biasa.

"Kemudian kita punya Menko lagi ini dari Jawa Timur ada Pak Muhajir kaitan dengan kesejahteraan sosial. Tentu kita berharap bahwa kita bisa sama-sama punya ruang berkoordinasi. Terutama terkait dengan penyejahteraan masyarakat yang ada di dalam koordinasi Menko itu bisa kita bangun koneksitas. bisa lebih terpetakan karena masing kementerian tidak boleh punya visi misi. Visi misinya harus pemerintahan," lanjut Khofifah.

"Kemudian ada Pak Mahfud MD, semua orang mengenal beliau dengan kompetensi dan kapasiti yang luar biasa. Pak Mahfud di sana banyak titik tetap mumpuni. Sekarang Pak Mahfud di Menkopolhukam, harapan seluruh warga bangsa bahwa komunikasi di antara seluruh stakeholder elemen strategis koordinasi antara Menkopolhukam saya rasa cukup tepat mendapatkan penugasan di situ," tambahnya.


Selain itu, Khofifah juga menitip pesan pada Wakil Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar yang menjadi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT). Khofifah menyebut Halim punya PR banyak untuk mengentaskan desa tertinggal di Indonesia menjadi desa maju.

"Kemudian ada menteri desa, kita masih punya PR ada 361 desa tertinggal menurut Kemendes. Saya dalam banyak forum sudah minta itu diepatakan bagaimana di 2020, sama-ama mengentaskan 361 tidak ada lagi desa yang tertinggal. Terentas semua," pungkas Khofifah.
Halaman

(sun/bdh)