detikNews
Senin 21 Oktober 2019, 21:45 WIB

Personel TNI Polri Bersihkan TWA Kawah Ijen Usai Terbakar Hebat

Ardian Fanani - detikNews
Personel TNI Polri Bersihkan TWA Kawah Ijen Usai Terbakar Hebat Polisi sedang memotong batang pohon yang roboh (Foto: Ardian Fanani)
banyuwangi - Polres Banyuwangi kerahkan sejumlah personel untuk membentuk satgas tanggap bencana darurat. Bersama dengan TNI, BPBD, SAR dan relawan Banyuwangi dengan sigap, pasukan kepolisian tersebut langsung membersihkan area Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, yang sebelumnya telah porakporanda karena badai dan kebakaran.

Aktivitas yang dilakukan yakni memadamkan api yang masih menyala, memotong pohon yang roboh melintang di jalan, hingga memadamkan sisa-sisa api yang masih berkobar di area Paltuding, Kawah Ijen, Senin (21/10/2019).

"Kita langsung bentuk tim tanggap bencana. Mereka ditugaskan untuk membantu memadamkan sisa kebakaran, serta membersihkan puing-puing berupa pohon yang ambruk," kata Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi kepada detikcom.


Di lapangan, kata Taufik, sebanyak 60 personel kepolisian itu, bekerjasama dengan 100 prajurit TNI yang juga diturunkan untuk membersihkan area destinasi wisata yang terkenal dengan blue firenya itu.

Dengan menggunakan gergaji mesin, pohon-pohon besar yang tumbang, mula-mula akan dipotong menjadi beberapa bagian. Untuk kemudian diangkut pada satu tempat, tentunya ke tempat yang sekiranya tidak terjangkau percikan api. Anggota lain, juga memiliki tugas serupa, dimana membersihkan ranting, dan sisa sisa kebakaran lainnya.

"Selain membersihkan pohon tumbang, tim juga bertugas memadamkan sisa api. Tentunya juga bekerjasama dengan petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi," katanya.


Lokasi pembersihan sendiri, lanjut Kapolres, berada di wilayah administratif Banyuwangi, di petak 1d yang masuk ke hutan konservasi. Selain itu, juga di beberapa titik yang sudah masuk wilayah Kabupaten Bondowoso. Tepatnya, menyeluruh di area paltuding Kawah ijen, serta rest area Gunung Ranti.

Meskipun tergolong berbahaya, namun itu tidak menciutkan nyali dari penegak hukum tersebut untuk menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

"Kita juga imbau kepada setiap anggota yang bertugas di Kawah Ijen untuk mengenakan masker atau penutup. Karena sejumlah asap masih terdampak di sana. Bertugas boleh, tapi bagaimanapun kesehatan dan keselamatan diri sendiri harus tetap terjaga," pungkasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com