Akibat Angin Kencang, Petani Sayur Kota Batu Terancam Gagal Panen

Akibat Angin Kencang, Petani Sayur Kota Batu Terancam Gagal Panen

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 21 Okt 2019 19:47 WIB
Suasana Dusun Jurang Kuwali/Foto: Muhammad Aminudin
Suasana Dusun Jurang Kuwali/Foto: Muhammad Aminudin
Batu - Ratusan hektare lahan pertanian warga Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu terdampak angin kencang. Petani terancam gagal panen.

"Jelas rusak, seperti brokoli contohnya. Karena warga banyak menanam jenis sayuran itu," ungkap Kasun Jurang Kuwali, Sudarmaji saat ditemui di Kantor Desa Sumberbrantas Jalan Cangar, Senin (21/10/2019).


Menurutnya, tanaman brokoli mudah rusak. Apalagi diterjang angin kencang. Untuk jenis sayuran lain, kemungkinan tidak dapat bertahan juga. Seperti kentang, kubis, wortel, sawi yang juga tengah menunggu masa panen.

"Semua bisa dikatakan tengah menunggu masa panen. Namun tidak bersamaan memang. Karena masa tanamnya tidak bersamaan," terangnya.

"Untuk di Jurang Kuwali saja, ada 500 hektare lahan pertanian," imbuhnya.

Ditanya soal taksiran angka kerugian akibat gagal panen, Sudarmaji mengaku belum dapat menghitungnya.

"Kalau berapa kerugiannya jika panen gagal, harus dihitung dulu. Memang cukup banyak yang dikeluarkan biayanya untuk mulai tanam. Salah satunya untuk membeli bibit," ujarnya.


Jumlah warga Dusun Jurang Kuwali sebanyak 350 KK. Semuanya memilih mengungsi karena angin masih berembus kencang. Kemudian aliran listrik belum normal pascapemadaman akibat angin kencang.

Mayoritas warga bermata pencaharian sebagai petani. Selain beternak kambing dan sapi. Desa Sumberbrantas terdiri dari tiga dusun yakni Krajan, Jurang Kuwali dan Lemah Putih. (sun/bdh)