Pembunuhan Pemuda Ngopi di Warkop Awalnya Hanya Berniat Kasih Pelajaran - Halaman 2

Pembunuhan Pemuda Ngopi di Warkop Awalnya Hanya Berniat Kasih Pelajaran

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 21 Okt 2019 12:33 WIB
Fh digelandang polisi (Foto: Muhajir Arifin)
Fh digelandang polisi (Foto: Muhajir Arifin)

"Eksekutor ini nggak dibayar. Ya itu tadi karena solidaritas membalaskan dendam temannya," pungkas Slamet

Para tersangka mengakui pembacokan itu dilakukan karena balas dendam. "Saya dipukuli (korban) pak, terus saya ngomong sama dia (Rn)," kata Fh kepada penyidik.

Apa yang diutarakan Fh dikuatkan Rn. "Ya karena dia (Fh) dipukuli," kata Rn saat ditanya mengapa melakukan pembacokan pada korban.


Polisi menetapkan tiga tersangka pembantaian korban. Mereka yakni Rn (18), Fh (16), Fr (17). Rn merupakan pelaku yang melakukan pembacokan hingga korban tewas, Fh orang yang menyuruh melakukan penganiayaan berujung kematian korban, sementara Fr merupakan orang yang membantu mencari korban untuk dieksekusi.

Para tersangka dijerat Pasal 338 KUHP atau Pasal 170 KUHP atau pasal 351 ayat 3 KUHP.

Rojali (20), warga Desa Balunganyar Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan dibacok saat ngopi bersama teman-temannya di warung kopi lesehan depan ruko Jalan WR Supratman 28 Kelurahan Bangilan Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan, Sabtu (19/10/2019) pukul 23.00 WIB. Rojali dibacok dengan celurit di kepala dan punggung hingga tumbang tertelungkup ke lantai dan tewas.
Halaman

(iwd/iwd)