Pembunuhan Pemuda Ngopi di Warkop Awalnya Hanya Berniat Kasih Pelajaran

Pembunuhan Pemuda Ngopi di Warkop Awalnya Hanya Berniat Kasih Pelajaran

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 21 Okt 2019 12:33 WIB
Fh digelandang polisi (Foto: Muhajir Arifin)
Fh digelandang polisi (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan - Pembunuhan Rojali (20), warga Desa Balunganyar Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan, bermula dari curhat. Penganiayaan yang berujung kematian tragis itu dimaksudkan untuk memberi pelajaran pada korban.

Pembacokan korban dilakukan Rn (18), warga Desa Semedusari Kecamatan Lekok. Ia membacok korban dua kali hingga tewas. Ia mengaku melakukan perbuatan keji itu atas permintaan Fh (16), warga Dusun Dadapan Desa Patuguran Kecamatan Rejoso.

"Awalnya Fh ini curhat ke Rn pernah dipukuli korban. Fh sakit hati dan ingin membalas," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso, Senin (21/10/2019).


Fh kemudian meminta Rn untuk membalaskan dendam. Tanpa pikir panjang, Rn bersedia membalaskan dendam temannya tersebut.

Namun saat bertemu korban, Rn hilang kendali. Ia membacok korban di punggung dan kepala dengan celurit hingga tumbang berlumur darah.

"Pengakuan Fh, dia maksudnya hanya ingin kasih pelajaran korban. Namun Rn (eksekutor) ini kebablasan," terang Slamet.

Sampai saat ini, polisi belum menemukan motif lain selain dendam karena sakit hati. Pembacokan murni dipicu permasalahan kenalakan antar kelompok remaja.
Selanjutnya
Halaman
1 2